Kasus Ilegal Driling di Muba, Kapolda Sumsel: Akan Kita Tindak (Pelakunya), Termasuk Anggota Saya Sendiri Tetap Diproses Sesuai Aturan

0
428

MUBA – Pasca beruntunnya kebakaran sumur Bor ilegal milik masyarakat yang berlokasi di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Propinsi Sumatera Selatan, pada Senin (11/10/2021) siang, sekitar pukul 13.00 WIB menyebabkan 4 lokasi sumur Bor terbakar hingga menimbulkan kobaran api cukup besar.

Menurut informasi yang dihimpun dari lapangan, diduga lokasi tempat kejadian (TKP) merupakan tanah milik oknum mantan anggota DPRD periode sebelumnya berinisial (R). Awal ledakan diduga bermula dari sumur Bor milik (I) warga desa Pangkalan Jaya, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin.

Sementara hasil pantauan wartawan di lapangan, Selasa (12/10/2021) terlihat para masyarakat dan petugas sibuk melakukan pemadaman kobaran api. Kendati demikian masih terlihat antrian puluhan truk pengangkut minyak ilegal itu beraktivitas seperti biasa, sementara para aparat terlihat seperti tutup mata saja.

Dalam perjalanan truk-truk pengangkut minyak ilegal itu sempat dikonfirmasi wartawan. Para sopir itu mengaku bahwa minyak yang diangkutnya milik anggota Polda berinisial (P) dan mereka minta namanya dirahasiakan dalam pemberitaan ini karena takut keselamatan dirinya terancam.

“Maklum saja pak karena berhadapan dengan aparat seraya dia memberikan nomor telepon (P),” tutupnya.

Sementara, yang bersangkutan, yakni oknum anggota Polda berinisial (P) saat dikonfirmasi berulang- ulang melalui telepon genggamnya tidak ada memberikan jawaban. Begitupun ketika dikirim pesan singkat SMS juga tidak memberikan jawaban, hingga selang beberapa waktu kemudian, seorang pria berinisial (AP) mengaku salah satu anggota dari Polda menelepon balik wartawan, dan dia mengatakan bahwa mobil-mobil milik Bapak (P) itu sejak tanggal 30 September sudah tidak berjalan lagi. “Dan kalapun ada di lapangan mengaku mobil itu milik beliau saya pastikan bukan,” katanya singkat, tanpa mau menyebutkan nama dan pangkat ketika diminta awak media, dan hanya mengaku dirinya anggota Polda.

“Saya anggota Polda dan kapan mau ketemu saya ada di Polda,” tutupnya.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan menegaskan akan menindak tegas siapa pun para pelaku ilegal Driling. “Itu akan kita tindak, termasuk anggota saya sendiri tetap kita proses sesuai dengan aturan,” tegas Kapolda didampingi Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Palupessy SH SIK MSi, usai acara peletakan batu pertama pembangunan ruang tahanan Polres Muba, Rabu (13/10) di ruang utama Mapolres Musi Banyuasin. (SMSI Muba)

Editor : Donni