Kapolres Terkejut Kantor Samsat Linggau Memprihatinkan

0
216
Kapolres saat sidak Kantor Samsat Linggau. (foto: donna)

 

 

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar didampingi Waka Kompol Andi Kumara, Kasi Provos Ipda Awaludin serta Kasat Lantas AKP Sukirman melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Samsat Kota Lubuklinggau. Selain memeriksa kesiapan para anggota usai melaksanakan cuti Tahun baru dan Natal, ia juga meninjau kondisi bangunan dan sarana dan prasarana pendukung, Selasa  (2/1/2018).

 

‘’Saya cukup dikagetkan melihat kondisi kantor samsat yang memprihatinkan, dikarenakan kantor dengan kondisi rapuh dan tidak tertata. Saya merasa sangat kecewa melihat kondisi kantor samsat yang seperti ini, padahal kantor ini adalah wajah dari citra pelayanan samsat terhadap masyarakat untuk membayar pajak, malah tidak terawat sama sekali,” ujar Kapolres.

 

‘’Jangankan mau membuat nyaman masyarakat yang akan membayar pajak, kalau kondisi kantornya saja sangat memprihatinkan seperti ini, apakah kalian bisa bekerja dengan fokus dan nyaman.  Seharusnya untuk pelayanan publik seperti ini, harus ditata dengan rapi, ruangannya minimal ber AC, harus ada ruangan untuk ibu menyusui dan smoking area, karena kenyamanan adalah kunci  dari hasil kerja yang baik,  apakah harus ada korban dahulu, baru kantor ini direnovasi,” tambah AKBP Sunandar.

 

Sedangkan, untuk Pendapatan UPTB Dispenda di tahun 2017 cukup fantastis, sebesar Rp 50 Milyar, kenapa tidak diajukan untuk renovasi kantor demi kenyamanan dan maksimalnya pelayanan.

 

“Pendapatan sebesar Rp 50 Milyar bukan pendapatan yang sedikit itu kan uang masyarakat yang disetor melalui pembayaran pajak di sini, kenapa tidak disisihkan sedikit untuk membangun dan melengkapi sarana dan prasarana (sarpras) untuk kenyamanan masyarakat saat membayar pajak. ‘’Saya berharap segera mungkin ini harus diperbarui, saya akan membuat surat untuk penguatan pengajuan renovasi kantor ini, dan akan saya pressure terus, inikan demi kepentingan dan kenyamanan bersama,” bebernya

 

Sementara itu, Kepala Subagian Unit Pelaksana Tekhnis Badan (UPTB) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Lubuklinggau, Tahrir, mengatakan sebenarnya sudah diajukan untuk renovasi kantor, serta untuk pengadaan sarpras, namun hal itu belum terealisasi dikarenakan Kantor UPTB Dispenda di Sumsel ada sekitar 22 buah. Jadi kemungkinan tahun ini giliran Lubuklinggau.

 

“Kita telah ajukan renovasi dan pengadaan sejak tahun 2016 lalu, malahan setiap tahun selalu kita ajukan namun belum juga terealisasi, mungkin di tahun 2018  realisasinya untuk Lubuklinggau. Apalagi ditambah dengan penguatan surat rekomendasi dari Kapolres, hal ini bisa menambah peluang besar akan terwujudnya kantor Samsat dan UPTB Dispenda Lubuklinggau yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

Laporan           : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article