KAPOLDA SUMSEL DAN PANGDAM II SRIWIJAYA SINGGAHI LAHAT PANGDAM II: LAHAT MEMANG LUAR BIASA

0
266

Sumateranews.co.id, LAHAT – Usai mengunjungi Kota Linggau dan Musi Rawas, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel beralih ke Kabupaten Lahat, Rabu (19/7).

Bakal singgah di Bumi Setanggi Setungguan, maka jajaran Pemkab Lahat pun melakukan berbagai persiapan dan kesiapan untuk menyambut dua petinggi Sumsel ini di Pendopoan Rumah Dinas Bupati.
Kedatangan Pangdam dan Kapolda di Bumi Seganti Setungguan ini dalam rangka silaturahmi tiga pilar (babinkamtibmas, babinsa, kades dan lurah).

Hadir pada acara tersebut seluruh jajaran TNI dan Polri di Lahat, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan dan Kejaksaan, SKPD, dan para jajaran Pemkab Lahat serta para undangan.

Bupati Lahat dalam sambutannya mengatakan atas nama masyarakat Lahat mengucapkan selamat datang kepada Pangdam II SWJ dan Kapolda Sumsel di Bumi Seribu Megalit dan Seratus Air Terjun Seganti Setungguan. ‘’Kami sangat bangga dan merasa terhormat atas kunjungan dua petinggi Sumsel di Kabupaten Lahat,’’ ujar Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Rifa’I SE.

Apalagi kunjungan tersebut dilakukan secara bersama-sama, yakni Pangdam dan Kapolda Sumsel. Aswari juga menambahkan bahwa selama sembilan tahun dirinya menjadi Bupati Lahat, maka baru kali ini kedatangan dua tamu secara berbarengan. ‘’Jadi, kami merasa sangat terhormat karena kedatangan dua tamu pembesar di Sumsel sekaligus,’’ cetusnya.

Dalam tayangan profil tentang Kabupaten Lahat, para tamu disuguhkan tentang aneka kekayaan dan adat-istiadat serta budaya Lahat. Termasuk juga aneka potensi tempat wisata terbaik di Sumsel yang ada di Bumi Seganti Setungguan.
Selain itu, turut ditampilkan juga tentang kekayaan industri dan pertambangan yang beroperasional di Lahat. Antara lain tambang batubara, perusahaan pembangkit listrik tenaga Uap, PLTU Pembangkit Energi, PLTU Primanaya, Rumah Sakit Umum Daerah, hotel berbintang dan Supermarket Citymall.
Pangdam II Mayjen TNI AM Putranto SSos dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Lahat sangat luar biasa dan dihiasi bukit bukit yang elok serta hutan yang asri. ‘’Namun persoalan ancaman kebakaran hutan amat rentan dan akan merugikan orang banyak. Kita akan bentuk satgas yang efektif. Jajaran TNI dan Polri serta masyarakat harus bersinergis. Masyarakat harus saling toleransi sesama kita dan menyelesaikan masalah yang ada. Kita harus waspadai masuknya ISIS dan premanisme,’’ tegas Pangdam.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Agung Budi Maeyoto MSi mengatakan, bahwa jangan sekali-kali melupakan sejarah. ‘’Belajar dari sejarah bahwa NKRI maju dan berkembang berkat jasa ulama, TNI, dan Polri. Dan melihat perkembangan sekarang, dengan kemajuan teknologi maka banyak berita bohong (hoax) yang harus diwaspadai sebab dapat mengancam NKRI. Jangan sampai gara-gara berita hoax kita justru terpecah-belah,’’ tandas Kapolda. (Adv/Novita)