Kangen Almamater, Kunjungi Panti Asuhan

0
277

Sumateranews.co.id, LAHAT- Rangkaian perjalanan reuni SMAN 2 Lahat atau Smandala angkatan 1987 hingga sore hari masih terus berlanjut. Rombongan menuju nostalgia SMAN 2 dengan mengunjungi sekolah tersebut, sekaligus memberikan bantuan berupa 6 buah kipas angin.

Kehadiran perwakilan alumnus ini diterima Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yakni Suratni, SPd yang menyampaikan rasa terima kasih. Sebab, para alumnus 1987 masih berkunjung ke sekolah dan dirinya mewakili kepala sekolah mengucapkan puji syukur atas bantuan yang diberikan.

‘’Sekolah ini yang di angka 41 tahun rencananya diadakan reuni akbar, namun karena keterbatasan waktu dan mengerjakan ISO sekolah maka terpaksa ditunda. Selama kurun waktu yang panjang telah mencatat banyak prestasi yang dicapai,’’ ungkap Suratni, SPd.

Sementara guru lainnya Bambang Sigit Widodo, SPd mengatakan dari 33 rombongan belajar SMAN 2 Lahat, meningkat dampak kedisiplinan yang luar biasa yang dicapai.

Salah satu alumnus 87, Agusfiansyah mengatakan mereka melakukan road to Smandala, lalu merekam memori saat masih putih abu-abu. ‘’Kita dulu masih siswa sekolah di 30 tahun lalu, jika sekarang bisa sedikit membantu. Berharap seterusnya bisa memberikan sumbangsih di sekolah ini,’’ cetusnya.

Ana Kuswara alumni Smandala 87 lainnya juga mengatakan bahwa rangkaian lainnya yang mereka lakukan tak hanya sebagai alumnus, tapi peran serta sebagai masyarakat Lahat. ‘’Kita senang banyak perubahan yang baik dari sekolah dan bersemangat untuk kembali memberi peran,” tandasnya kepada Sumateranew.co.id.

Kegiatan dilanjutkan ke Panti Asuhan Darul Falah dengan memberikan sumbangan spontan dari alumnus diterima oleh Roslaini Pengurus Panti Darul Falah. ‘’Kita berterima kasih dari pihak Panti atas bantuannya,’’ ujarnya.

Sri Yulita selaku perwakilan pihak alumnus Smandala 87 memberikan bantuan  tersebut sekaligus memohon doa agar kelak mereka bisa membantu pihak panti asuhan kembali. ‘’Bantuan kita tak seberapa, semoga memberi arti bagi pihak panti,’’ tegasnya.

Keharuan yang mendalam mengakhiri perjumpaan reuni yang diakhiri Takziah malam Sabtu (2/12).

Laporan            : Novita

Editor/Posting   : Imam Ghazali