Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ancam Pecat Oknum Kalapas Nakal

0
314
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumsel, Sudirman D Hury, ketika diwawancarai belum lama ini. (Foto : Iwan)
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumsel, Sudirman D Hury, ketika diwawancarai belum lama ini. (Foto : Iwan)

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Sumsel, Sudirman D Hury menegaskan akan memberhentikan oknum pejabat atau Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) nakal dan terbukti melakukan pungli dilingkungan Lapasnya. Pernyataan itu dia sampaikan, menyusul maraknya isu negatif yang terjadi dilingkungan Lapas belakangan ini.

“Tidak segan segan akan menindak tegas tanpa toleransi bagi oknum karyawan atau pejabat yang terbukti melakukan pungli dilingkungan Lapas. Jika terbukti ada melakukan itu, saya berhentikan atau setidak tidaknya dia kita jatuhkan sanksi hingga pencopotan jabatannya atau diturunkan pangkatnya selama 3 tahun,”.tegas Sudirman D Hury, ketika ditemui wartawan usai acara pelantikan pejabat dikantornya, baru baru ini.

Dijelaskannya Sudirman, pihaknya terus berupaya meminimalisir dan melakukan pengarahan agar kejadian tersebut tidak ada lagi. “Karena ada surat edaran Dirjen dan masih berlaku sampai sekarang, tentang no HP, Pungli dan Narkoba,” ucapnya.

“Bagi Kepala Lapas dan Kepala Rutan, saya berikan pengarahan khusus pemahaman pemahaman dan saya ancam ketika diruangan saya. Ketika ada itu terjadi dilingkungan kerja anda, anda yang saya berikan sanksi, dan juga kita kerjasama dengan BNN untuk menangkap serta melanjutkan prosesnya,” tegas Sudirman, menjelaskan.

Disinggung soal adanya tamping dilingkungan Lapas, dijelaskan Sudirman karena kurangnya SDM. “Soal Tamping itu karna kurangnya SDM kita, jadi kita manfaatkan Tamping. Mereka narapidana tapi di istimewakan karena berkelakuan baik sehingga diangkat menjadi Tamping, tapi tetap mereka adalah narapidana yang berkelakuan baik berdasarkan hasil sidang TPP (Tim Pengamatan Pemasyarakatan). Kalau ada indikasi Tamping ini tidak benar, kita akan sel dia dan dilepaskan status dia sebagai Tamping,” terangnya.

Terakhir Sudirman menghimbau kepada setiap Kalapas dan Kepala Rutan agar mampu bekerja baik dan tidak melakukan tindakan yang sampai merugikan dirinya dan lembaga. “Begitu ada laporan masuk ke saya, saya bentuk tim pemeriksa dan tidak pernah yang namanya lepas. Kalau terbukti itu, langsung kita berikan sanksi, baik sanksi ringan sampai yang terberat yakni dipecat,” tandasnya.

Laporan : Iwan

Editor     : Imam Ghazali

Posting   : Andre

 

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article