Kak Wari dan Kak Wawan Ajak Orang Tua Mahasiswa Korban Ambruk Selasar BEI Ini Bisa Jenguk Anak Tunggalnya

0
121

Sumateranews.co.id, JAKARTA- Tatapan haru dan tak percaya dari seorang ibu bernama Jamilah tak kala mendengar namanya disebut Kak Wari dan Kak wawan (sapaan akrab Paslon Gubernur dan Wagub Sumsel, Aswari dan Irwansyah) untuk diajak membesuk anak semata wayangnya bernama Miranda. Miranda adalah salah satu korban ambruknya selasar BEI Senin siang (15/1) sekitar pukul 12.10 WIB. Dia anak tunggal dari keluarga kurang mampu.
Dengan persiapan ala kadarnya serta tak kuasa menahan haru seraya sekali-sekali menyeka air matanya, Jamilah pun terbang ke Jakarta, tepatnya ke Rumah Sakit Al Mintoharjo, Jakarta, Selasa (16/1/2018) pagi tadi.
Selama di perjalanan, Jamilah yang baru kali pertama naik pesawat itu seakan tak percaya kalau Kak Wari dan Kak Wawan yang sama sekali tak dikenalnya itu benar-benar mengajaknya untuk melihat buah hatinya Miranda yang mengalami luka yang cukup parah dalam insiden BEI tersebut.
Saat itu, Paslon Wari-Wawan berencana melihat warga Bumi Seganti Setungguan bernama Desvahera yang juga menjadi korban dalam tragedi itu. Sebelum berangkat, terdengar ada Miranda yang berasal dari keluarga mampu juga menjadi korban. Lalu tanpa pikir panjang, dan atas keihklasan maka Jamilah pun diajak untuk melihat Miranda.
Lalu, paslon yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS ini pun satu pesawat menuju Jakarta menuju rumah sakit Miranda dan Desva mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Dharma Palembang yang masih menjalani perawatan.
“Alhamdulillah saya berterima kasih kepada Pak Aswari dan Pak Irwansyah, akhirnya saya bisa menjenguk anak saya satu-satunya. Semoga segala kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ujar Jamilah penuh haru dan syukur.

Menurut Aswari yang juga Bupati Lahat dua periode, semoga kehadiran Jamilah dapat membawa semangat kepada Miranda untuk cepat sembuh. Ia juga berharap nantinya Miranda segera bisa beraktivitas seperti biasa kembali.

“Kami tidak bisa diam saat tahu ada cerita seperti Ibu Jamilah tidak bisa bertemu anak tunggalnya yaitu Ananda Miranda yang menjadi salah satu korban ambruknya selasar BEI karena terkendala ekonomi. Semoga Ananda Miranda bisa segera sehat dan bugar supaya bisa kembali menjadi salah satu kebanggaan keluarganya. Begitu juga dengan korban lainnya, kita doakan cepat sembuh dan dapat menyelesaikan studinya,” tegas Kak Wari.

Pada kesempatan yang sama, pasangan Aswari yakni Irwansyah atau Kak Wawan yang merupakan Walikota Pangkalpinang menyatakan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia juga memanjatkan doa untuk korban agar segera diberi kesembuhan.

“Kami turut prihatin atas kejadian tersebut, semoga korban bisa segera diberi kesembuhan dan menjalankan aktivitasnya kembali,” ucap Irwansyah.

Sebelumnya, sebagai informasi, ambruknya selasar BEI Senin (15/1/2018) siang menyebabkan korban yang kebanyakan merupakan sekumpulan mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit. Diketahui, mereka adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang yang sedang melakukan kunjungan industri ke BEI.

Korban adalah rombongan dari 95 orang mahasiswa serta empat orang dosen pendamping Universitas Bina Darma Palembang Sumatera Selatan yang hendak melaksanakan kunjungan industri ke BEI di Kawasan SCBDD, Jalan Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2018) siang. Kunjungan pada hari pertama itu menutup rangkaian kegiatan para mahasiswa selama 10 hari dengan tujuan Lombok.

Sumber : Yudi/Rel
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article