Kadisdikbud Prabumulih Sesalkan Viralnya Video Rara

0
7306

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Prabumulih, Amrullah menyesalkan video Rara yang terlanjur beredar di jagat maya. Hal itu disampaikan saat ditemui di kantornya, Kamis (12/7).

Menurutnya, video itu bisa saja pernyataan langsung dari Rara, atau mungkin saja hasil editan orang lain.
“Saya sudah mendengar kabar itu, tetapi belum sempat melihat (videonya). Karena belum melihat langsung, saya belum bisa (memberikan pernyataan) apakah itu editan atau diambil sepotong-sepotong. Kita kan belum tahu hal itu,” ujarnya.

Dirinya juga menyesalkan viralnya video tersebut di dunia maya, sehingga banyak netizen yang mencibir Rara. “Kalau memang betul ada (video), tentu saya menyesalkan (pernyataan), walaupun itu hanya candaan. Itu tidak boleh,” lanjutnya.
Bagi Amrullah, pendidikan sangat penting bagi martabat bangsa dan negara. “Karena pendidikan itulah bangsa ini menjadi bermartabat. Jika tidak berpendidikan, maka negara ini tidak akan bermartabat dan berbudaya,” lanjutnya.

Ditambahkan, pendidikan adalah kebutuhan mendasar bagi generasi bangsa. “Tidak mungkin hanya menyanyi. Tetapi kalau memang untuk mencari uang, mungkin saja tidak melalui pendidikan. Untuk memajukan bangsa ini, omong kosong kalau tidak belajar,” tegasnya seraya menambahkan bahwa karena Rara sudah menjadi publik figur, seharusnya sadar (menjaga) apa yang dikatakan. Apalagi, dia masih remaja yang berstatus pelajar.

“Secara pribadi setelah mengenal dan beberapa kali bertemu, menurut saya mungkin itu ada sedikit guyonan (candaan), karena memang Rara itu anaknya senang bercanda. Mungkin saja dia sendiri yang membuat video, atau bisa saja itu diedit orang lain, kita belum tahu,” ungkapnya.
Masih kata Amrullah, Itu bisa saja terjadi karena secara psikologis, perubahan hidup Rara terbilang begitu cepat berubah.
Untuk diketahui, video Rara yang menyatakan bahwa sekolah itu tidak penting, terlanjur beredar di jagad maya. Walaupun yang bersangkutan sudah mengklarifikasi jika video tersebut telah dipotong oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Laporan : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali