Kades Lorok Bantah Muslim Bandar Narkoba Adalah Warganya

0
727

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir (OI) kembali berhasil membekuk seorang pedagang yang diduga bandar narkoba jenis sabu. Tersangka yakni Muslim (54), warga Dusun II Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten OI, bukan pelaku bandar yang ditangkap oleh jajaran Polres Ogan Ilir terkait bandar sabu.

Terkait atas nama warga Lorok, Kepala Desa Lorok membantah bahwa
Muslim adalah warga Dusun II Desa Lorok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten OI. ‘’Dia itu bukan orang di dalam berita tentang bandar narkoba,’’ jelas Muhaimin Kepala Desa Lorok semalam (Jumat, 22/12).

Muslim sendiri menjelaskan bahwa dirinya sangat terkejut namanya disebut Bandar Narkoba, memang yang bernama Muslim ada tetapi beliau itu adalah warga Kertapati yang ditangkap di Desa Tanjung Seteko beberapa hari yang lalu. ‘’Jadi bukan saya,’’ tegas Muslim.

Informasi dihimpun, Muslim warga kertapati diringkus pada Minggu kemarin di rumah rekannya yang terletak di Perumahan Tanjung Seteko Indralaya, Kabupaten OI. Dari tangannya, polisi berhasil menyita barang bukti berupa tujuh paket narkoba diduga jenis sabu-sabu.

Barang bukti narkoba ditemukan polisi dari saku celananya. Guna menjalani proses penyidikkan lebih lanjut, pelaku bersama barang bukti digelandang petugas menuju ruang penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres OI.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk, MH didampingi Kasat Res Narkoba AKP A Dermawan mengungkapkan, penangkapan tersangka Muslim yang diduga bandar narkoba jenis sabu ini bermula dari informasi yang diterima pihaknya yang menyatakan rumah tersebut kerap digunakan untuk bertransaksi sabu-sabu.

Usai menerima informasi itu, beberapa waktu lalu pihaknya langsung melakukan pengamatan di sekitaran lokasi perumahan yang ada di Desa Tanjung Seteko Indralaya Lokasi perumahan tersebut, disinyalir digunakan untuk bertransaksi sabu.

“Saat tersangka hendak berusaha masuk ke dalam rumah, langsung kita sergap dan kita lakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan sebanyak tujuh paket narkoba jenis sabu. Tujuh paket narkoba jenis sabu itu, berada di dalam celananya yang dijahit,” ujarnya, Senin sore (18/12/2017) lalu.

Laporan           : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article