Kabut Asap Mulai Memakan Korban Jiwa, Seorang Balita di Banyuasin Meninggal Usai Terkena Pneumonia

172

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Bahaya kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumsel terus mengancam kesehatan warga. Bahkan di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin telah menyebabkan seorang balita berusia 4 bulan meninggal usai terserang penyakit pneumonia (penyakit radang paru-paru).

Peristiwa meninggalnya balita itu terungkap, saat tim Dinas Kesehatan Banyuasin mengunjungi RS A Rasyid, Minggu (15/9/2019). Dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, dr Mgs Hakim memastikan korban balita yang meninggal karena terdiagnosa Pneumonia akibat terserang infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak.

“Hasil kunjungan Tim Dinas Kesehatan Banyuasin hari ini ke RS A Rasyid, memang benar ada pasien bayi berumur 4 bulan warga Desa Talang Buluh, berobat ke UGD dengan diagnosa Pneumonia, dan meninggal. Pasien sudah dibawa pulang ke rumah duka,” sebut dr Mgs Hakim, ketika dihubungi, baru-baru ini.

dr Mgs Hakim menjelaskan banyak factor penyebab Pneumonia dan menimbulkan peradangan pada kantong udara di salah satu atau kedua paru paru yang dapat berisi cairan atau lender atau disebut juga penyakit paru-paru basah. Kondisi ini dia katakan, dapat mengancam nyawa siapa pun. Namun pneumonia pada anak bisa sangat berbahaya dan menyebabkan kematian.

“Kita imbau warga untuk memakai masker karena udara tidak sehat, dan kabut asap juga banyak.” Tutupnya.

Laporan : Herwanto

Editor    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here