Jelang Peresmian Jalan Tol, Kinerja PPKA 3 WK Dipertanyakan

259

Sumateranews.co.id, OKI – Kinerja management tol Pematang Panggang Kayu Agung seksi 3 (PPKA 3) Waskita Karya (persero) tbk, menjelang peresmian jalan tol tersebut, belakangan mulai dipertanyakan.

Pasalnya dalam melaksanakan pengerjaan proyek tol pada seksi III tersebut diduga banyak indikasi penyimpangan yang mengundang pertanyaan besar.

Mulai dari realisasi dana yang dikucurkan hingga pengerjaan proyek di lapangan. Bahkan sebelumnya, peristiwa kecelakaan laka lantas yang terjadi beberapa waktu lalu, dan menyebabkan salah satu pegawai PPKA 3 meninggal semakin menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

“Tak hanya cerita tragedi lakalantas yang sempat menghebohkan warga, jauh sebelumnya kecelakaan kerja yang juga menelan korban, buruh kerja meninggal dan harus meregang nyawa terjadi selama pekerjaan itu,” terang salah satu warga.

Para tapuk pimpinan di PPKA 3 itu pun berupaya agar hal itu tidak mencuat kepublik dengan mencoba meminta kepada para awak media yang bertugas di Kabupaten OKI untuk “bungkam”.

Para korban pun semaksimal mungkin diurus secepat kilat dengan memberikan asuransi kepada keluarga mencapai ratusan juta rupiah.

Ironisnya lagi, ada diantaranya yang diminta untuk menghapus link berita yang sudah terbit dengan melalui mediasi rekan sesama media.

Dengan uang puluhan juta, management PPKA 3 mencoba berupaya memberikan uang suap kepada media tersebut.

Dengan janji kedepan akan terus menjalin kerjasama yang baik antar kedua belah pihak.

Menarik untuk ditelusuri sejauh mana pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang mereka kelola yang diduga berpotensi merugikan Keuangan Negara sesuai dengan PP No.105 tahun 2000.

“Sebagai control sosial sekaligus peran serta masyarakat dalam memberantas korupsi sesuai PP No. 71 tahun 2000 ini memang perlu dilakukan sebagai mana yang sering disampaikan oleh bapak Presiden Jokowi di setiap acaranya, guna menjamin ketransparanan dan rasa keadilan bagi masyarakat,” tandas Jumhadi, Ketua Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Sumsel, kepada media ini, Senin (11/11).

Sementara itu, hingga berita ini dimuat belum ada pernyataan resmi dari pihak bersangkutan. Bahkan management PPKA 3 melalui Afdal, ketika dikonfirmasi salah satu awak media justru enggan berkomentar dan memilih memblokir WA, tanpa ada hak jawab yang diberikan.

Begitu juga dengan mantan Ka Pro PPKA 3 yang saat ini sudah purnawirawan, Ludi, juga tidak memberikan klarifikasi.

Laporan : Red/Tim

Editor.    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here