JCH Sumsel Dihimbau Patuhi Aturan dan Jaga Kekompakan Antar Jemaah

0
70

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa berpesan kepada seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Sumsel agar selalu mentaati segala peraturan dengan tertib selama pelaksanaan ibadah haji agar berjalan lancar dan ketika kembali mendapat predikat haji yang mabrur.

Menurut Joko Imam Sentosa, walaupun Jemaah haji asal Indonesia telah dikenal Pemerintah Arab Saudi sebagai jemaah haji paling tertib dan teratur, tetap saja harus selalu mematuhi aturan dan mengikuti apa yang di intruksikan oleh panitia maupun ketua kelompok.

“Konsentrasi penuh untuk beribadah dengan ikhlas, mudah-mudahan seluruh jemaah mendapat predikat haji yang mabrur. Saya berpesan jaga kesehatan dengan memperbanyak mengkonsumsi air putih dan buah. Selain itu, jaga kekompakan antar jemaah dan jaga identitas yang dibawah,” imbuhnya.

Pesan ini di sampaikan Plt. Sekda Joko Imam Sentosa saat melepas keberangkatan Jemaah Haji (JCH) Embarkasih Palembang tahun 1438 H / 2017 M Kelompok Terbang (Kloter) ketiga asal Kabupaten Muara Enim, KBIH Ar-Raudha Palembang. Pelepasan berlangsung di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, Minggu (6/8).

Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Sumsel, HM Alfajri Zabidi mengatakan, para jemaah kloter ketiga akan Takeoff dari Bandara SMB II Palembang Pukul. 19.20 menuju Arab Saudi menggunakan pesawat Saudi Airlines jenis Boeing 747 – 400.

Lanjut Alfajri Zabidi, Keseluruhan CJH tahun ini sebanyak 19 kloter dengan jumlah jemaah 8.104 orang, terdiri dari 17 kloter asal Sumsel yakni 7.035 orang dan 2 kloter asal Bangka Belitung sebanyak 1.069 orang jemaah.

“Untuk Jemaah haji Sumatera Selatan yang totalnya 7.035, sampai saat ini sudah diberangkatkan sebanyak 896 orang jemaah dan setelah ini akan disambung dengan keberangkatan kloter selanjutnya,” ungkapnya.

Alfajri Zabidi mengungkapkan bahwa di kloter ketiga terdapat satu orang jemaah yang di tunda keberangkatannya karna menderita penyakit Herpes. “Kenapa kita tunda? Karna penyakit Herpes ini bisa menular, kita khawatirkan ada jemaah lainnya yang tertular,” terangnya.

Diakhir acara pelepasan JCH kloter ketiga, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan Gubernur Sumsel kepada para jemaah haji asal Sumsel. Bantuan berupa uang saku ini diserahkan langsung Plt. Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa kepada ketua rombongan dan ketua tim kesehatan.

Pada musim haji tahun ini Pemerintah Provinsi Sumsel memberikan bantuan uang saku sebesar Rp 500.000 per jemaah. Karena keterbatasan anggaran, besaran bantuan ini lebih kecil dari tahun 2016 dimana masing-masing jemaah menerima bantuan Rp. 1 juta.

 

 

Laporan : Rill/SU

Editor     : Syarif

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article