Jasa Raharja Beri Santunan Sopir Grand Max Meninggal Rp50 Juta

0
273

Sumateranews.co.id, LAHAT – Sopir mobil mini bus jenis Grand Max nopol BG yakni Mat Kirun, yang meninggal setelah menghantam sebuah truk tanpa muatan di jalan perlintasan Pagar Agung Lahat, Jumat (08/09) lalu mendapat tanggungan santunan dari Jasa Raharja perwakilan Kabupaten Lahat sebesar Rp50 juta. Sementara kelima korban lainnya yang hanya menderita luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas tersebut mendapat jaminan berobat ke rumah sakit sebesar Rp20 juta.
Kepala Perwakilan Jasa Raharja Lahat, Kurnia Indrawan menyebutkan santunan uang meninggal dunia dan berobat diberikan setelah proses Laporan Polisi (LP) keluar dan ditandatangani polisi. “Bagi korban lakalantas yang mendapatkan santunan, harus keluar LP dulu,” ujar Kurnia Indrawan, kepada sumateranews.co.id, baru-baru ini.
Menurut Indra, pemberian santunan bagi korban lakalantas baik meninggal maupun menderita luka berat dan ringan dilakukan setelah melewati proses aturan yang berlaku. “Setiap orang yang mengalami lakalantas baik itu yang meninggal atau Luka berat dan ringan akan kami proses sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.
Indra menjelaskan, selama periode dari kurun waktu Januari sampai September 2017, pihaknya sudah menyalurkan dana santunan bagi korban lakalantas sebesar Rp6,8 milyar baik yang meninggal atau kecelakaan ringan.
“Total yang sudah disalurkan Jasa Raharja dalam kecelakaan lalu lintas dari Januari hingga September 2017 mencapai Rp6,8 milyar,” sebut Indra.
Menurutnya, besaran nilai tanggungan santunan yang diberikan itu diluar kejadian kecelakaan tuggal. “Nilai ini diluar kecelakaan tunggal, karena walau korbannya meninggal tetap tidak memeroleh santunan Jasa Raharja bila lakalantasnya terjadi tunggal,” ujar Indra lagi.
Pemberian santunan bagi korban lakalantas itu dijelaskan Indra, sesuai petunjuk dan isi UU terutama pada pasal 33 dan 34 th 1964 tentang santunan Jasa Raharja yang mana bunyinya Jasa Raharja adalah Badan Usaha milik negara yang di amanahkan melaksanakan dan UUD 34 th 1946 dengan peraturan pemerintah nomor 17 dan 18 th 1965. Dengan saham kepemilikan 100 % milik pemerintah, dan mempunyai tugas pokok membayar santunan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Jasa Raharja perwakilan Lahat meliputi  6 kabupaten dan 2 Kota yaitu Kabupaten Muratara, Pali, Empat Lawang, Muara enim, Lahat, Musi Rawas dan 2 kota lainnya yaitu Pagar Alam dan kota Lubuk Linggau.
Laporan : Novita
Editor : Abdullah Donni
Posting : Andre