Jalankan 40 Hari Program Quick Wins Presisi Tahun 2022, Ini 10 Sasaran Polri

PALEMBANG – Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK bersama Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK MH mengikuti Vicon pimpinan Wakapolri, Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M Si dengan agenda rapat anev Quick Wins Presisi Tahun 2022. 

Kegiatan ini digelar secara zoom di ruang vicon lantai 2 gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, pada Selasa (22/11) yang turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kapolres/Tabes jajaran Polda Sumsel yang mengikuti secara virtual.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa terdapat 10 Program Quick Wins Presisi Polri, antara lain, Pengembangan SDM unggul, Perbaikan interaksi Polri dengan masyarakat di jalan atau area Publik, Optimalisasi pelayanan Publik, Optimalisasi Pemolisian Masyarakat, Manajemen Media, Penguatan Kerja sama dengan pihak Eksternal, Penerapan budaya Integritas dan Anti Korupsi, Respon problem akut, Digitalisasi penegakan Hukum Lalu Lintas dan Mendukung program pemulihan Ekonomi Nasional. Program Quick Wins Presisi ini sendiri dilaksanakan selama 40 hari, dari tanggal 1 November sd 10 Desember 2022

“Tujuan diadakan pelatihan ini untuk melatih keterampilan dan etika pelayanan publik bagi anggota Polri dan meningkatkan kemampuan anggota kita dalam pembuatan konten media sosial melalui content creator dan copy writing, dan pelatihan komunikasi publik secara berkala,” ujarnya.

Adapun target dilaksanakannya peningkatan keterampilan dan peningkatan kemampuan manajemen media, yaitu tercapainya anggota Polri yang memiliki keterampilan dan etika dalam bidang pelayanan publik.

Dan tercapainya peningkatan kemampuan anggota Polri dalam pembuatan konten media sosial (content creator dan copy writing) dan pelatihan komunikasi publik.

Program unggulan yang dicetuskan dari Mabes Polri itu tidak saja soal interaksi Polri dengan masyarakat dalam pelayanan publik, namun juga penguatan kerjasama eksternal baik untuk penerapan budaya, antikorupsi hingga persoalan ekonomi. (King/Ril)

Editor: Donni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *