Jadi Kurir Shabu, Nelayan Ganteng Ini Diringkus Polisi

45
Nelayan berperawakan ganteng bernama Ade Syahputra (22) ini diamankan karena diduga menjadi kurir narkoba di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Sumateranews.co.id, SERGAI – Seorang nelayan asal Dusun V, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, diringkus anggota Sat Resnarkoba Polres Sergai. Pelaku bernama Ade Syahputra (22) ini diamankan karena diduga menjadi kurir narkoba di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Pelaku berperawakan ganteng ini berhasil ditangkap polisi saat berada di sebuah warung milik warga, pada Kamis malam (28/5) sekira pukul 19:30 WIB kemarin.

Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu lembar plastik klip transparan berisi butiran kristal yang diduga shabu dengan berat brutto 0,47 gram dan uang tunai Rp125.000,-.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH,M.Hum dalam keterangannya kepada wartawan, pada Sabtu (30/5/2020) mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan usai pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi jual beli narkotika jenis shabu di wilayah Dusun V Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringgin, Sergai.

Selanjutnya, team melakukan penyelidikan sesuai informasi tersangka. setelah diketahui keberadaanya team bergerak cepat, dan setibanya di lokasi terlihat tersangka sedang berdiri di pinggir jalan tepatnya di sebuah warung milik warga.

Kemudian team melakukan penangkapan terhadap tersangka, namun sebelum penangkapan tersangka AS sempat membuang 1 helai klip transparan yang diduga shabu.

“Tersangka ditangkap di pinggir jalan tepatnya di sebuah warung milik warga. Hasil penangkapan team berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis shabu,” kata Kapolres Sergai AKBP Robin

Hasil interogasi terhadap tersangka AS, pria lajang yang sehari hari bekerja sebagai nelayan ini mengaku memeroleh narkotika jenis shabu dari FI warga Dusun V Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai.

Tersangka juga sebelumnya sudah sempat mengantarkan kepada seseorang pemesan shabu kepada FI. Harga shabu dijual senilai Rp450.000. Bahkan tersangka sudah dua kali disuruh FI untuk mengantarkan shabu kepada pembeli dengan imbalan dapat menggunakan narkotika shabu secara gratis dari FI dan uang tunai sebesar Rp20.000 rupiah,” ujar Kapolres Sergai.

“Baru dua kali saya antar shabu kepada pemesan atas perintah FI, siap antar shabu saya diberi upah Rp20.000, dan memakai shabu gratis,” kilah Ade Syahputra.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Satnarkoba Polres Sergai guna proses lebih lanjut. Tersangka di jerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara,” tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Laporan : Rilis/Leo III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here