Ironis, Dewan Lahat Tingkatkan Dana Aspirasi Tahun 2018

0
443

Sumateranews.co.id, LAHAT- Diduga untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan dana aspirasi demi kepentingan rakyat, para wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD Kabupaten Lahat kembali ‘’bermain api’’ untuk meningkatkan dana aspirasi tahun 2018 mendatang. Hal itu terlihat jelas setelah usai pembahasan Anggaran Belanja Tambahan 2017.

Padahal kondisi keuangan daerah pemerintah Kabupaten Lahat mengalami defisit anggaran dan pengurangan item pekerjaaan di seluruh jajaran SKPD, Namun ironisnya dalam Akhir Sidang Paripurna pembahasan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun 2017 para wakil rakyat diduga malah memperbesar dana aspirasi dewan menjadi Rp 160 milyar. Dari dana tersebut, diduga Rp 4 milyar untuk masing-masing anggota Dewan Lahat pada tahun 2018 mendatang.

Hal ini terungkap dari salah satu pejabat Pemkab Lahat yang tidak mau disebut namanya. Menurutnya, anggaran pendapatan asli Kabupaten Lahat sebesar Rp 600 milyar ditambah dana pusat dan bagi hasil menjadi 1,8 milyar. Dan itu belum tentu full didapat karena ada pengurangan dan pemangkasan dana dari pusat sebesar Rp 200 milyar. Karena itu, terjadi pemangkasan dan pengurangan item pekerjaaan di seluruh jajaran SKPD Lahat.

Sedangkan di DPRD Lahat dalam anggaran induk khusus Dana Aspirasi Dewan sebesar Rp 120 Milyar di tahun 2017 tidak boleh dipotong sedikit pun dan malah kini para anggota Dewan Lahat sedang berembuk dan musyawarah untuk tahun 2018 agar dana aspirasi dewan ditambah menjadi Rp 160 milyar.

Terkait hal itu, salah satu warga Lahat yang juga pemantau pembangunan Bumi Seganti Setungguan Aprizal Muslim SPdi mengatakan bahwa dugaan adanya penambahan dana aspirasi pada anggaran tahun 2018 mendatang sebesar Rp 4 milyar persatu dewan artinya dana aspirasi dewan setiap tahunnya meningkat terus. ‘’Di tahun 2017 Dana Aspirasi Dewan Lahat Rp 120 milyar. Kini di tahun yang akan datang 2018 dana tersebut bertambah Rp 160 milyar. Padahal keuangan Pemkab Lahat sendiri mengalami defisit,’’ ujarnya, Selasa (10/10).

‘’Untuk itu kita berharap pihak Kejaksaan Agung melalui Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan segera mengambil langkah hukum bagi para anggota Dewan Lahat yang disinyalir melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme secara berjamaah ini,’’ tegasnya.

Saat masalah ini mau dikonfirmasi ke Wakil Ketua II DPRD Hermansyah yang ditemui diruang kerjanya siang tadi, yang bersangkutan tidak berada ditempat. ‘’Bapak sedang ke rumah sakit,’’ ujar stafnya.

Laporan : Idham

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article