Integrasi Kampung KB Digelar di Lubuk Rukam

0
156

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Kegiatan integrasi Kampung KB bersama mitra kerja 2017 digelar di Desa Lubuk Rukam Kecamatan Kandis Kabupaten OI. Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (23/12/2017).

Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Nasdem Irma Suryani dan Ketua Komisi IV DPRD OI Afrizal menghadiri langsung kegiatan itu. Dia mengatakan tujuan program KB sangat penting karena membawa manfaat positif bagi seluruh masyarakat yang ada di pedesan di OI ini.

Anggota DPR RI Irma Suryani mengatakan kampung KB adalah program Nawa Cita Presiden Jokowidodo dan kami selaku anggota dewan akan menjalankan tugas apa yang diemban oleh Presiden RI.

“Selain itu kita akan menghadapi bonus demografi meningkatnya jumlah penduduk dan sempitnya lapangan pekerjaan oleh karena itu tujuan KB untuk menekan Jumlah pertumbuhan Penduduk dan angka pengangguran karena di tahun kedepannya lapangan pekerjaan akan semakin menyempit,” ungkapnya.

Irma Suryani menjelaskan alasan kampung KB ini di pilih di pinggir pedesan karena banyak masyarakat yang berpikir banyak anak banyak rezeki, pemikiran tersebut membuat meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk di pinggir pedesaan.

“Karena dengan banyaknya anak di setiap keluarga akan menambah besarnya pengeluaran keluarga sehingga banyak anak muda yang tidak bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi sehingga meningkatnya jumlah anak yang putus sekolah dan meningkatkan jumlah pengangguran,” katanya.

Irma Suryani mengatakan jangan sampai generasi muda itu hanya membawa bencana dan tidak membawa manfaat untuk pembangunan Indonesia ke depannya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten OI, Drs.H Maulana Jamil M.Si, menjelaskan bahwa, salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) kepada masyarakat.

“Program ini juga untuk membangun karakter bangsa melalui perwujudan keluarga kecil bahagia sejahtera,” cetusnya.

Selain itu juga lanjut Maulana Jamil, bulan depan atau 2018 Insya Allah kita akan mengajak seluruh kepala desa untuk melihat kampung kreatif agar kepala desa bisa mengaplikasikan kepada masyarakat di Desanya nantinya dalam memberdayakan perempuan dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat desa.

“Kampung KB ini ada 3 dana APBD, BKKBN dan dana desa, saya minta kepada kepala desa bisa memberikan 10 persen untuk menyalurkannya di kampung KB. Karena yang membuat rencana ini kepala desa dan kita sudah menganggarkan dana APBD 26 M yang akan dibagikan setiap desa se-Kabupaten OI,” tandas H. Jamil.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting   : Imam Ghazali