HM Asnawi HD SH MSi: Jika Terpilih Jadi Ketua KONI Sumsel Akan Rampingkan Struktur Organisasi

229

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Salah satu calon kandidat Ketua KONI Sumsel HM Asnawi HD SH MSi saat dibincangi wartawan media ini di Sekretariat KONI Sumsel Jl. Jendral Sudirman Palembang, Senin 22 Juli 2019 mengatakan,  jika dia terpilih menjadi Ketua KONI Sumsel akan melakukan perampingan struktur organisasi KONI Sumsel.

Menururt Wakil Ketua Bidang SDM & Mobilisasi KONI Sumsel ini struktur organisasi saat ini sangat gemuk.  “Banyak pengurus yang tidak begitu aktif sehingga menurut saya tidak akan mengganggu jika strukturnya dirampingkan, toh selama ini hanya 30 % saja yang aktif,” ujar pria yang pernah menjadi Dosen ini.

Selain itu, untuk periode sekarang, tupoksinya banyak yang tidak jelas. ’’Saya akan membentuk struktur yang ramping dan proporsional sesuai dengan kemampuan masing-masing pengurus,” ujar suami dari dr. Nurlela Atika ini.

Jadi yang masuk kepengurusan struktural KONI Sumsel nanti memang orang-orang yang berkompeten di bidangnya.

Perampingan kepengurusan struktural di KONI sekarang kurang lebih 80 orang. ‘’Menurut saya cukup 40 orang saja. Yang membuat saya miris pengurus struktural di KONI Sumsel sekarang yang aktif hanya 15 orang, ini yang membuat hati saya tergerak untuk mencalonkan diri menjadi Ketua,’’ ujar mertua Giri Ramandha ini.

Selain masalah pengurus struktural di KONI Sumsel yang akan dibenahi, juga masalah anggaran harus diperbaiki juga. ‘’Terus-terang saja saya katakan anggaran di KONI Sumsel selama ini tidak terbuka, saya saja sebagai Wakil Ketua Bidang tidak tahu berapa sebenarnya anggaran KONI Sumsel ini, dan lagi pemanfaatan dan alokasi dari anggarannya, saya akan mengurangi anggaran yang bersifat ceremonial, dan menekankan penggunaan anggaran untuk pembinaan di cabor-cabor. Untuk sekarang saya perkirakan hanya 30 % dari anggaran KONI Sumsel yang digunakan untuk cabor. Sedangkan sisanya banyak digunakan untuk acara-acara yang bersifat ceremonial, perjalanan – perjalanan dinas serta banyak digunakan untuk promosi. Menurut saya promosi yang menggunakan dana anggaran KONI Sumsel tidaklah sangat penting, buang-buang uang saja. Nanti jika saya terpilih menjadi Ketua KONI Sumsel, penggunaan anggaran itu akan saya balik, yang selama ini alokasinya untuk acara – acara yang bersifat ceremonial, promisi dan lain-lain saya perkirakan sebanyak 70 % akan saya potong semua menjadi 30% saja. Sedangkan alokasi untuk cabor akan saya gunakan sebanyak 70 %, ini saya lakukan demi memajukan olah raga kita,’’ papar pria yang pernah menjadi Ketua Dewan Mahasiswa Unila ini.

Untuk prestasi perolehan emas di ajang-ajang bergengsi seperti PON, akan dimaksimalkan cabang olah raga atletik. ‘’Karena saya menilai selama ini cabor di atletik jika dimaksimalkan akan banyak menyumbang emas di ajang – ajang itu,’’ tandasnya.

Laporan          : Kurnia Agung

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here