Hingga Kini, Masih Ada Daerah di Muba yang Belum Teraliri Listrik

0
219

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Hingga kini ternyata masih ada daerah di Muba yang belum menikmati aliran listrik. Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Muba Dapil IV melakukan Reses ke-2. Dapil IV meliputi daerah Kecamatan Lais, Lilin, dan Kecamatan Babat Supat.

Reses dilakukan Senin (20/08/2018) di Kecamatan Babat Supat. Berdasarkan laporan masayarakat ternyata ada di Dusun 1 Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat hingga kini belum ada jaringan listriknya, padahal daerah itu termasuk wilayah yang bukan kategori terisolir.

Hal itu ditegaskan warga setempat bernama Haryanto saat bertatap muka langsung dengan Marzuki, SE dari Fraksi Partai Golkar dan Rudi Hartono, SSos dari Fraksi Partai Nasdem yang sedang melakukan Reses di Desa Gajah Mati.

Bukan hanya persoalan instalasi listrik, warga juga menyampaikan bahwa di desa mereka saat ini belum juga mendapatkan fasilitas air bersih. Apalagi memasuki musim kemarau tahun ini, warga sangat kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan masak dan mandi.

Di kesempatan itu, warga berharap aspirasi yang mereka sampaikan kiranya segera dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kami berharap secepatnya keluhan ini segera direalisasikan pemerintah Muba, terutama instalasi listrik dan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat,’’ tegas Haryanto.

Menurut Marzuki, SE yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar, bukan hanya masalah kelistrikan dan air bersih saja yang menjadi keluhan masyarakat Gajah Mati Kecamatan Babat Supat, namun masalah embung, infrastruktur dan harga komoditas karet yang saat ini turun menjadi jeritan rakyat yang turut disampaikan.

Dijelaskan Marzuki, SE tujuan reses ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dan melihat langsung persoalan apa yang menjadi keluhan mereka.

‘’Ternyata setelah bertatap muka langsung dengan para tokoh masyarakat setempat sangat disayangkan saat ini masi ada di Muba yang belum tersentuh jaringan listrik apalagi wilayah tersebut bukan katagori terisolir,’’ tegas Marzuki.

Di hadapan warga, Marzuki, SE menjelaskan, dua persoalan terkait masalah listrik dan air bersih akan menjadi prioritas agenda yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah untuk dibahas dan masuk dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Pemkab Muba.

‘’Untuk itu kiranya masyarakat bersabar, semuanya akan kita proses dan akan kita sampaikan kepada pemerintah daerah. Persoalan jaringan listrik dan fasilitas air bersih akan menjadi prioritas utama yang akan disampaikan pada pemerintah daerah untuk masuk dalam agenda RAPBD Muba,” cetus Marzuki.

Hal yang sama juga disampaikan Rudi Hartono, SSos anggota Fraksi Nasdem. Menurutnya, persoalan jaringan listrik ini akan menjadi prioritas utama yang secepatnya akan disampaikan pada instansi terkait. Karena saat ini dengan sumber daya yang ada, eksekutif dan legislatif sudah melakukan kesepakatan bersama, setiap desa harus teraliri listrik. Dan itu adalah komitmen bersama pemerintah kabupaten Muba yang kita dukung.

Laporan          : Hasbullah Anwar
Editor/Posting : Imam Ghazali