Hendak Wawancara Tim BPK Saat Periksa Proyek Bangub di Sudirman Prabumulih, Wartawan Malah ‘Dihalang-halangi’

0
2892

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Dua orang tim pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (30/01/2020) sekitar pukul 14.15 WIB, diketahui tengah memeriksa pembangunan infrastruktur di Kota Prabumulih.

Namun sayang, ada insiden yang terjadi dalam peliputan pemeriksaan terinci kepatuhan atas belanja modal pada pekerjaan Peningkatan Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih Timur yang telah menyedot anggaran (Bantuan Gubernur) tahun 2019 dengan nilai pagu sebesar Rp22,6 miliar tersebut.

Dalam kegiatan pemeriksaan tim BPK Sumsel yang juga didampingi oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Prabumulih siang itu, IW (inisial, red) salah seorang pria yang belakangan diketahui sebagai salah satu perwakilan pihak dari pelaksana proyek Pembangunan infrastruktur ketika itu coba menghalangi awak media yang hendak wawancara dengan salah satu tim dari BPK Sumsel tersebut.

“Hey kamu itu dari mano?. Kau ke sini nak ngapo?,” cetus IW dengan nada sedikit keras kepada wartawan Portal ini yang juga sontak membuat suasana saat itu menjadi perhatian orang-orang yang berada di sekitar lokasi tersebut.

Bukan hanya menerima ucapan kasar yang dilontarkan oleh pria yang memiliki warna kulit sawo matang itu, tapi juga awak media ini sempat diusir oleh IW tersebut dengan meminta wartawan pergi menjauh dari lokasi itu dan meninggalkan kegiatan tersebut.

“Sudah pegi lah sano!. Kalu idak kamu dateng bae ke kantor, kito selesaike bae ke kantor,” ucapnya kembali.

Sementara terkait hasil pemeriksaan pekerjaan Peningkatan Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih Timur dengan menggunakan dana anggaran dari Bantuan Gubernur tahun 2019 tersebut, hingga berakhirnya kegiatan pemeriksaan, tim BPK Sumsel belum bisa dimintai keterangan.

Dikonfirmasi secara terpisah, salah satu pihak petugas dari Dinas PU Kota Prabumulih juga mengaku ikut  dalam kegiatan bersama mendampingi tim BPK Perwakilan Sumsel tersebut. Bahkan, ia membenarkan adanya insiden yang terjadi dalam peliputan oleh salah seorang awak media dari portal ini saat di lokasi.

“Memang benar, tadi ikut mendampingi. Dan tadi ada juga wartawan yang liput di lokasi.Tapi memang tadi karena kegiatan pemeriksaan masih berjalan,” singkatnya. (*)