Heboh! Warga Marga Mulya Temukan Dua Sosok Mayat Laki-Laki Dalam Kebun

0
569

Sumateranews.co.id, PALI – Warga Desa Persiapan Marga Mulya atau Talang Beton Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), digemparkan dengan ditemukannya dua sosok mayat, yang sudah membusuk. Kedua mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan di dua lokasi berbeda di sebuah areal perkebunan.

Dugaan sementara, kedua mayat yang belakangan diketahui masih berhubungan darah atau ayah dan anak ini tewas karena bunuh diri lantaran frustasi dengan penyakit yang dideritanya. Keduanya, adalah Mastan alias Stan (80), dan anaknya Saitol (30), keduanya warga Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun, pertama kali warga menemukan jasad Mastan alias Stan (80) di sebuah kubangan air di dalam kebun miliknya dengan posisi telungkup, pada Kamis (12/04/2018) sore, sekitar pukul 16.00 Wib kemarin. Oleh petugas Kepolisian sector (Polsek) Penukal Utara dibantu warga, jasad Stan yang saat ditemukan masih menggenakan pakaian lengkap baju kaos dan celana pendek berwarna hijau langsung dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk divisum.

Lalu, keesokannya pada Jumat (13/04/18) pagi, sekitar pukul 07.00 Wib, warga kembali menemukan jasad Saitol (30) anak Stan, dengan posisi tergantung disebuah pohon atau tidak jauh dari tempat ditemukannya jasad ayahnya, yang hanya berjarak sekitar 300 meter dalam areal kebun milik mereka.

Dugaan sementara, kedua mayat tersebut sudah meninggal dunia sekitar lima hari yang lalu karena kondisi tubuh yang telah membusuk dan sudah mengeluarkan bau menyenggat.

“Ada yang melihat kedua korban masih beraktivitas lima hari yang lewat, dan setelah itu tidak ada yang melihatnya lagi,” ungkap A Rivai, Kepala Desa Tanding Marga, ketika dikonfirmasi, pada Jumat (13/04/18) kemarin.

Ditambahkan Kades, kedua korban merupakan warga Desa Tempirai Selatan yang mempunyai kebun di wilayah Desa Persiapan Marga Mulya. “Keduanya datangan, hanya numpang berkebun disini,” jelas Kades.

Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alfian SH menuturkan, untuk dugaan sementara korban Saitol tewas karena bunuh diri. Sebab saat ditemukan lidah korban sudah terjulur dan keluar cairan sperma, serta tidak ada ditemukan kekerasan fisik di sekitar tubuhnya.

Sedangkan korban Stan yang ditemukan pertama kali, ditambahkan Kapolsek memiliki riwayat penyakit asma.

“Dari kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan saat ini jasad kedua korban sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan, namun sebelumnya sudah kita lakukan visum,” pungkasnya.

Laporan : Anelka/Rica
Editor : Donny