Heboh, Buaya 4 Meter Muncul di Tanjung Atap

0
908

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR- Warga Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya yang panjangnya sekitar 4 meter di Sungai Pulau Perupuk, Rabu (27/12/2017).

Menurut Abdurrahman, yang melihat langsung kemunculan binatang buas tersebut mengatakan, pagi itu saat beraktivitas di sungai yang mereka sebut Pulau Perupuk, saat hendak memasang pukat, ia melihat buaya tersebut sedang berjemur di pinggir sungai.

Kaget bercampur takut, akhirnya pria ini memutuskan untuk pulang.   “Saya memang hampir tiap hari beraktivitas di kawasan ini, dimana aktivitas saya adalah untuk mencari ikan, baik itu memancing ataupun memasang pukat. Dan sekitar pukul 8 pagi, saya melihat kemunculannya. Menurut perkiraan saya, buaya tersebut ukurannya sekitar empat meter dan berjenis buaya katak (muara). Takut terjadi apa-apa, saya langsung pulang,” jelasnya, Rabu (26/12/2017) sore.

Masih lanjutnya, munculnya buaya akhir-akhir ini memang kerap terlihat. Apalagi sebelumya, ada warga yang menemukan seekor anak buaya sekitar 60 cm di kawasan tersebut.

“Beberapa waktu lalu, warga lain juga pernah melihat kemunculan buaya di aliran sungai yang terletak di seberang desa ini. Dan sebelumnya, warga juga pernah menemukan seekor anak buaya. Kami khawatir dengan berkeliarannya buaya ini, sewaktu-waktu bisa mendatangkan korban,” cetusnya.

Luasnya sungai dan sawah yang membentang di kawasan Tanjung Batu, diduga kuat menjadi habitat buaya yang kerap muncul meresahkan warga.

Dikatakannya lagi, kemunculan buaya itu membuat mereka takut beraktivitas di area tersebut, dan berharap pihak terkait bisa mencarikan solusi guna mengatasi ketakutan warga ini.

“Di desa ini, sebagian kecil warganya berprofesi sebagai pencari ikan serta batang purun sebagai bahan untuk membuat tikar. Kami berharap pihak pemerintah, khususnya yang menangani hal ini, bisa membantu kami untuk mengatasi permasalahan buaya yang kerap muncul, sehingga kami tidak takut lagi beraktivitas di sungai,” pungkasnya.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting  : Imam Ghazali