HD-MY Ajak Masyarakat Majukan Sumsel

0
244
Foto: Sumateranews.co.id/Aliaman

Sumateranews.co.id, PALEMBANG − Terpilihnya pasangan H Herman Deru dan H Mawardi Yahya (HD-MY) sebagai Gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023 dan pasca ditolaknya gugatan Dodi-Giri oleh Mahkamah Konstitusi (MK), H Herman Deru –  H Mawardi Yahya melakukan Syukuran/ Yasinan bersama dengan keluarga besar, para Tim pemenangan, relawan dan masyarakat Sumsel dikediamannya di Jl Taman Kenten No.8 Palembang dan akan segera merealisasikan janji kampanye setelah dilantiknya nanti. Program pertama yang akan diwujudkannya adalah pemerataan pembangunan yang berkeadilan, Minggu (12/8/2018).

Herman Deru dan Mawardi Yahya dalam acara syukuran, mengaku sangat bersyukur atas keamanahan Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga yang benar- benar menjalankan fungsinya dan sesuai dengan perundang- undangan.

“Alhamdulillah tentu bersyukur MK benar- benar menjadi lembaga yang membanggakan, Sejak awal kita sudah merasa dan bahkan setelah mempelajari gugatan Pemohon baik dari legal standingnya saja tidak masuk diakal, hal ini karena  legal standingnya gugatan ke MK itu maksimum perbedaan suara 1 persen. Sedangkan kita 5 persen ternyata ya benar, gugatan pemohon ditolak. Alhamdulilah kinerjanya MK membanggakan,”ungkapnya.

Lanjutnya, setelah dilantik ia akan bergegas menunaikan janji-janji kampanye yang diantaranya pembangunan infrastruktur bahkan bukan sekedar jalan tetapi semua yang menyangkut percepatan perbaikan sarana dan prasarana untuk peningkatan ekonomi masyarakat sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk menjual hasil pertaniannya.

“Program ini sebenarnya buah pikiran saya atas pengamatan selama ini, yang mana harga sayur-mayur disini mahal. Padahal kita tahu harga jual dari petani murah. Hal ini dikarenakan jalan menuju kesini jelek. Jadi program prioritas kita adalah pemerataan pembangunan yang berkeadilan,”terangnya.

Berkenaan dengan sekolah dan berobat gratis, Herman Deru katakan bahwa itu adalah hak dasar masyarakat, dan tentu tidak bayar untuk sekolah umum.  Kecuali sekolah unggulan yang ada asrama dan sarana sekolahnya lengkap, itu juga harus diatur terkait pengambilan uang iuran kepada orang tua siswa, hal ini kan jadi tidak sembarangan mengambil uang sumbangan atau iuran.

“Untuk melaksanakan seluruh program kerja, hendaklah harus ada koordinasi aktif dengan pemerintah Kabupaten dan Kota, mengingat, selama ini begitu kurang koordinasi provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Untuk melaksanakan seluruh program kerjanya, tentunya harus ada koordinasi aktif dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Selama ini kurang koordinasi provinsi dengan kabupaten/kota.  Namun kedepan, antara Pemprov dan Pemda Kabupaten/Kota harus memiliki tujuan dan persepsi yang sama sehingga arahnya sama, jangan berjalan sendiri-sendiri,” paparnya.

Gubernur Sumsel Terpilih H Herman Deru, berfose bersama wartawan. Foto: Sumateranews.co.id/Aliaman

Disinggung mengenai tenaga kerja sukarela atau honorer, yang selama ini belum ada kejelasan gajinya, Herman Deru menegaskan “kedepan akan kita usahakan agar bisa diupah atau digaji sesuai dengan kinerja mereka, kita akan sesuaikan dan akan kita tempatkan tenaga skill yang sesuai dengan kebutuhan sekolah yang bersangkutan, yang jelas jika kita sudah dilantik maka impian masyarakat maupun mimpi kami selama ini untuk mensejahterakan masyarakat Insya Allah akan kita lakukan,” jelasnya.

“Mari kita bangun Sumsel bersama-sama, untuk itu kita harus saling mendukung agar Sumsel cepat maju. Tujuannya adalah agar masyarakat bangga terhadap daerahnya, kita semua adalah saudara, jadikanlah kami sebagai saudara kalian semua,” tutupnya.

 

 

Laporan : Aliaman

Editor    : Syarif