Hati-Hati Rekrutmen Calon TKI ke Luar Negeri Nonprosedural

0
112

Sumateranews.co.id, MUSIRAWAS- Dirjen Imigrasi Republik Indonesia (RI), Dr Ronny F Sompie mengatakan di awal 2017 lalu pihaknya telah memulai sebuah kebijakan untuk menghadirkan negara dalam memberikan pelayanan kepada calon tenaga kerja Indonesia yang akan ke Luar Negeri (LN).

“Kami tadi ngobrol dengan Bupati dan Wakil Bupati, Sekda dan Asisten bahwa Kabupaten Mura juga ada calon-calon tenaga kerja dan banyak macam yang juga ingin menjadi tenaga kerja di Luar Negeri,” kata Ronny di acara peresmian unit kerja keimigrasian (UKK) kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim di Kabupaten Mura, kawasan Agropolitan Center Muara Beliti, Selasa, (30/1).
Mengenai TKI yang dihadapi dan diantisipasi pihaknya yakni terjadinya rekrutmen calon TKI yang tidak bertanggung jawab. Sehingga terjadi TKI yang nonprosedural.

“Yang non prosedural itu maksudnya kalau dia melalui permintaan dari negara tujuan yang diberikan kepada dubes atau konjen setempat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kemudian dikirim informasina berupa job order dan jenis pekerjaan yang terbuka untuk TKI dikirim ke Kementerian Tenaga Kerja dan diserahkan kepada BNP2TKI, baru diserahkan kepada PPTKIS yang dikenal dulunya PJTKI.

“Yang kemungkinan bisa saja terjadi tanpa melalui prosedur tadii, langsung biro jasa mencari, merekrut,” ujarnya.

Ronny menerangkan bahwa dalam hal itu sangat dibutuhkan kerjasama dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mura dan lainnya. Mengapa? Bisa gak kita memastikan bahwa mereka ada job ordernya. Kalau ada job order, ketika diberikan parpot pastik akan mendapatkan visa kerja. Yang menjadi persoalan, mereka berangkat saja yang penting ada pasport. Ternyata job ordernya tidak jelas. Nah ini yang sering terjadi,” terangnya.

Lebih lanjut, mereka menjadi sasaran dan objek sindikat perdagangan orang. Dan di Timur Tengah pernah seperti etalse, ada TKI yang dipajang, termasuk pula. Dengan tenaga kerja dari negara lain.

“Menurut survei kita, ada beberapa iklan tenaga kerja di timur tengah, tenaga kerja Indonesia paling mahal. Kenapa? Informasi bahwa tenaga kerja Indonesia itu paling ramah, patuh kepada majikan walaupun tugasnya misal maska. Dia masih disuruh tugas yang lain. Yang penting dia dapat gaji,” timpalnya.

Ronny menambahkan, jika mereka tidak memiliki visa kerja, maka mereka bisa dipindah-pindah senekanya oleh sindikat perdagangan orang tanpa diberi gaji. “Yang lebih berat lagi adalah kementerian luar negeru melalui dubes dan konjen yang ada di negara tempat bekerjanya TKI, ketika ingin menolongnya, position kita berada di bawah,” katanya.

Sebab yang dibela tersebut non prosedural, tidak punya kekuatan hukum. “Kalau kita punya kekuatan hukum, kita bisa sama posisinya bahkan kita lebih tinggi. Nah ini yang sementara diupayakan oleh direktorat jenderal imigras bekerjasama dengan kementerian tenaga kerja dan BP2TKI juga kemeterian Luar Negeri untuk memberikan perhatian terhadap calon TKI yang non prosedural,”Jelasnya.

Sementara itu saat peresmian kantor keimigrasian juga dihadiri Bupati Musirawas H. Hendra Gunawan, Wakil Bupati Musirawas Hj. Suwarti, Sekda Isbandi, Kapolres Musirawas, seluruh SKPD dan FKPD serta Dandim 0406 MLM,” pungkasnya.
Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali