Harimau Kembali Teror kota Besemah, Seorang Warga Tebat Luka Parah Usai Diterkam

438

Sumateranews.co.id, PAGARALAM – Keganasan makhluk buas harimau kembali meneror warga. Kali ini seorang warga Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam bernama Marta Rulani (24) menjadi korban keganasan binatang mamalia ini.

Akibatnya, warga ini menderita luka parah setelah diterkam dan digihit harimau Sumatera tersebut. Peristiwa ini terjadi saat korban berada di kebun kopi miliknya, Senin pagi (2/12/2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Ican salah satu dari keluarga korban, mengatakan, pada saat itu mereka berenam termasuk Marta sedang berada di kebun kopi untuk meracun rumput.

”Tiba-tiba entah dari mana datang harimau yang langsung berhadapan muka dengan kami lalu kembali mengarah ke hutan. Aku kejar tapi malah berbalik mengejar kami berenam. Tapi Marta bukan berlari malah naik pohon. Belum sempat naik ke atas pohon sudah diterkam duluan sehingga luka robek di pahanya,” ujarnya.

Ia mengatakan, meskipun sudah terluka tapi Marta sempat naik ke atas pohon tapi harimau masih menunggu di bawah.

“Setelah kami lempar dengan batu, baru harimau itu melarikan diri dan Marta kami larikan menjauh dari lokasi itu,” terangnya.

Ican menambahkan, ukuran harimau cukup besar hampir sama dengan sapi, setelah posisi aman langsung bergegas membawa Marta menjauh dari lokasi dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan.

Camat Dempo Selatan Dra Suterimawati MM membenarkan, jika ada warganya diterkam harimau yaitu Marta sehingga mengalami luka robek di paha dan goresan cukup parah.

“Untuk saat ini diimbau warga Dempo Selatan khusunya yang berkebun di wilayah kebun hutan adat Tebat Benawa untuk tidak beraktivitas berkebun dulu sampai waktu benar- benar aman dan kondusif,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel Peldi saat dihubungi mengatakan, kalau dia sudah berada di Lahat segera menurunkan Tim Gabungan dari BKSDA Lahat – Pagaralam untuk melakukan identifikasi keberadaan harimau dan untuk mengetahui apakah harimau yang menyerang warga Tebar Benaga sama dengan di tempat lain.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi untuk menelusuri bekas tapak kaki harimau tersebut, agar dapat diketahui sama atau tidak dengan kemunculan di lokasi lain,” tukasnya.

Laporan : Wanto

Editor.    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here