Hari Ketiga Razia BKM 2018, Polisi Masih Temukan Pelajar SMA/SMK Bolos Bermain Game di Warnet

0
427

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Razia hari ketiga operasi Bina Kusuma Musi (BKM) 2018, Kepolisian resor (Polres) Prabumulih kembali mendatangi sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat pelarian bagi para siswa yang bolos saat jam pelajaran, Kamis (08/03/2018) pagi, sekitar Pukul 09.00 WIB. Kali ini lokasi yang dikunjungi yakni, dua lokasi warung internet (warnet) dan satu lokasi arena billiard yang ada di sepanjang Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Meski belum menemukan pelanggaran dan penyimpangan penyalahgunaan narkotika, petugas berhasil mendapati lima pelajar SMA/SMK dari sejumlah sekolahan di kota Prabumulih. Kelima pelajar ini diantaranya, Dimas Febrian Utama siswa SMA Yayasan Dakwa kelas XII, Regar Saputra pelajar SMK Abadi kelas XI, dan Sandy Dwi P kelas X. Sedangkan Rafli Akbar K merupakan siswa SMA Muhamadiyah kelas X, dan terakhir siswa SMA 7 bernama Dicky Irawan kelas XII IPA 2.

Kelima pelajar ini didapati sedang asyik bermain game di Warnet ABY NET, sedangkan di Warnet Vii Net dan Venus Billiard petugas Sat Binmas Polres Prabumulih tak menemukan satu pelajar yang bolos dari jam pelajaran sekolah.

Selanjutnya, usai mendapat pengarahan, bimbingan dan nasihat dari Kasat Binmas, AKP Dedi Rahmat, kelimanya langsung diperbolehkan pulang dan diminta tak mengulangi lagi perbuatannya.

“Untuk kelima siswa ini, kita beriklan nasihat, bimbingan agar tidak mengulangi perbuatan dengan melanggar tata tertib sekolanan tempat mereka belajar” ujar Kasat Binmas, AKP Dedi Rahmad Hidayat didampingi KBO Sat binmas, IPTU Edi Sudarto dan Kanit Binkamsa, Ipda Hendra Jaya.

Dedi Rahmad Hidayat menjelaskan operasi yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pencegahan dini terhadap kenakalan remaja dan premanisme di kalangan pelajar.

“Operasi bina kusuma musi 2018 ini, kita lakukan untuk meminimalisir tingkat kenalakalan remaja dan tindak kriminalitas di kalangan pelajar. Saat ini, kelima siswa yang terjaring kita berikan nasehat, setelah itu mereka langsung kita suruh pulang,” ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga menghimbau agar pemilik warnet dan billiard dapat bekerjasama dengan  memasang Stiker peringatan dan tidak menerima pelajar saat jam belajar.

Laporan : Taufik Hidayat

Editor     : Donny