Hari Ini Ratusan Pedagang Long March Berunjuk Rasa Tolak Relokasi PTM 2 di Kantor DPRD Prabumulih

136
UNJUK RASA PEDAGANG: Ratusan pedagang di Pasar Inpres Prabumulih, Senin (26/11/2018) pagi, sekitar pukul 08.15 Wib melakukan long march untuk berunjuk rasa dari pasar menuju kantor DPRD Kota Prabumulih.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Keukeuh menolak relokasi Pasar Tradisional Modern (PTM) 2, ratusan pedagang di Pasar Inpres Prabumulih rencananya hari ini, Senin (26/11/2018) berunjuk rasa dengan berjalan kaki (Long March, red) dari lokasi titik kumpul pasar menuju gedung kantor DPRD Kota Prabumulih.

“Iya rencananya ratusan pedagang akan melakukan aksi demo ke gedung DPRD Prabumulih, pagi ini. Langkah ini sebagai penolakan pelaksanaan relokasi pedagang ke PTM 2 Prabumulih,” ujar Ketua Komunitas Pedagang Kota Prabumulih (KPKP), Richard Fernando SH, Senin (26/11/2018) pagi.

Dia mengatakan para peserta aksi demo berkumpul mulai dari pukul 08.00 Wib di Pasar sambil berunjuk rasa dan melanjutkannya ke kantor DPRD kota Prabumulih dengan melakukan long march. Kegiatan aksi unjuk rasa juga, ia katakan, sudah diberitahukan dan mendapat izin dari Polres Prabumulih.

“Kami sebagai warga negara yang taat hukum sebelum melakukan aksi unjuk rasa kami minta izin demo, dan alhamdulillah mendapatkannnya dari Polres Prabumulih,” imbuhnya.

Masih dikatakan Richard, para pedagang berharap kepada wakil rakyat di DPRD agar memerhatikan dan mengedepankan kepentingan pedagang sehingga mendapatkan solusi terbaik.

“Aksi unjuk rasa ini sebagai sikap menentang rencana pihak Pemkot Prabumulih merelokasi pedagang ke PTM 2, yang kami nilai sangat tidak layak huni dikarenakan bangunannya banyak yang rusak dan lahan parkir yang tidak ada. Belum lagi ukuran kios atau lapak untuk pedagangnya yang terlalu kecil,” sebut Richard, yang mewakili para pedagang dalam aksi demo tersebut.

“Sampai titik darah penghabisan, kami para Pedagang Pasar Prabumulih akan mempertahankan Pasar ini, karena pasar ini merupakan ladang dan sawah dalam penghidupan kami yang sudah sejak dulu kami mencari makan,” tambahnya.

Sebelumnya, penolakan serupa juga disampaikan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Inpres Prabumulih (IPPIP), H M Yusuf. Menurutnya, para pedagang siap memberikan perlawanan baik hukum dan fisik jika Pemkot Prabumulih terus melakukan relokasi tersebut.

“Janji Wali Kota dulu satu tahun mau dipindahkan tapi ternyata ini sudah jalan empat tahun belum juga kelar,” terangnya.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH ketika dikonfirmasi awak media menyebutkan sudah menerima surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa para pedagang Pasar Inpres Prabumulih tersebut.

“Iya kita sudah monitor ini, dan sudah menyiapkan para personil pengamanan dan menjaga jalannya aksi unjuk rasa para pedagang besok. Kita juga sudah menghimbau agar tidak bertindak anarkis, dan menjaga ketertiban dalam aksi mereka itu,” pungkasnya.

Laporan : AD

Editor     : Donny

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here