Hari H+2 TMMD Ke-130: Pemasangan Talud Penahan Tanah Capai 38 Persen

OKU TIMUR, — Memasuki hari kedua pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026, Satuan Tugas Kodim 0403/OKU terus menggenjot pelaksanaan sasaran fisik pembangunan infrastruktur di Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Salah satu pekerjaan utama yang berjalan progresif adalah pemasangan talud penahan tanah di sisi kiri dan kanan ruas jalan, yang hingga pukul 16.00 WIB hari Kamis (15/10) telah mencapai kemajuan 38 persen dari total rencana.

Sesuai data perkembangan kegiatan, talud penahan tanah direncanakan dibangun sepanjang 299 meter dengan tinggi 1 meter di setiap sisi jalan, sehingga total keseluruhan panjang bangunan penahan tanah yang dipasang mencapai 458 meter. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyusun batu alam berukuran besar yang direkatkan menggunakan campuran semen, dikerjakan langsung oleh personel Satgas TMMD bersama warga masyarakat di lokasi. Kerja sama yang erat antara prajurit dan warga membuat pekerjaan berjalan lancar meskipun cuaca siang hari terasa cukup panas.

Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan talud ini memiliki peran sangat vital demi menjaga ketahanan badan jalan yang sedang dibangun.

“Talud penahan tanah ini bukan sekadar tembok batu, melainkan pelindung utama agar tanah di pinggir jalan tidak longsor dan struktur jalan tetap kokoh dalam jangka waktu panjang. Dengan kemajuan yang telah mencapai 38 persen pada hari kedua, kami optimis target dapat diselesaikan tepat waktu. Kami tegaskan kepada seluruh personel: kecepatan harus diimbangi dengan kualitas, agar hasilnya kuat, rapi, dan awet digunakan warga Desa Mangulak,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.

Pembangunan talud ini berjalan beriringan dengan pekerjaan fisik lainnya, yaitu penimbunan badan jalan sepanjang 600 meter yang telah mencapai 38 persen, penyiapan permukaan jalan sepanjang 900 meter mencapai 40 persen, serta pembuatan satu unit box culvert yang saat ini berada di angka 5 persen. Sebanyak 120 personel TNI, 10 personel Polri, 2 perwakilan pemerintah daerah, serta 20 warga turut bekerja bergotong royong setiap harinya, didukung alat kerja berupa truk pengangkut material, kereta sorong, cangkul, sekop, serta peralatan pendukung lainnya.

Kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali, dengan cuaca cerah sepanjang pagi hingga sore hari yang membantu kelancaran pelaksanaan di lapangan. Pekerjaan akan terus ditingkatkan intensitasnya agar seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai jadwal, sehingga manfaat jalan yang kokoh dan aman dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Madang Suku I dan sekitarnya.(*)

Pos terkait