Hak tak Dipenuhi, PT. DAM Disomasi

0
171

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Tidak ada kejelasan terkait kompensasi serta realisasi penyelesaian lahan oleh PT. Dapo Agro Makmur (PT.DAM) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, maka mantan pegawai PT. DAM yakni Sayit Mulyadi melayangkan Surat Somasi kepada PT. DAM, Senin (21/5).

Selain melayangkan surat somasi, Sayit Mulyadi juga mengancam akan melakukan aksi permortalan serta menyegel (penutupan), seluruh akses lokasi lahan, yang belum diselesaikan oleh pihak PT.DAM. Dilimit waktu yang sudah ditetapkan yakni hingga tanggal 26 Juni 2018 mendatang.

Sayit juga akan memortal akses lokasi PT.DAM yang terletak dititik koordinat X=311765.8304 , Y=9636596.3071 BLOK J42 wilayah Desa Pelawe dan penyegelan Kantor PT DAM di titik koordinat X=6596.3071 BLOK J42 wilayah Desa Pelawe dan penyegelan Kantor PT DAM di titik koordinat X=313995.3554, Y=9624253.5883 wilayah Desa Pangkalan Tarum, Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Kabupaten Musi Rawas.

Sayit mengharapkan agar somasi yang ditujukan kepada Pihak PT. DAM agar segera merealisasikan Hak-Haknya. Bukan hanya janji-janji saja.

“Jika perusahaan tidak dapat merealisasikan Hak-hak saya sampai pada tanggal yang sudah ditentukan dalam surat somasi tersebut. Dengan berat hati, terpaksa akses lokasi tersebut akan diportal dan disegel,” tegasnya.

Hingga berita ditulis, belum diketahui bagaimana tanggapan pihak PT DAM terhadap somasi yang dilontarkan Sayit ini.

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali