Giat Bursa Inovasi Desa, Pelajar SMP Tugumulyo Buat Pesawat Terbang Pengusir Burung dari Bahan Bekas

85

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS- Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan mengajak masyarakat di 186 desa berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan desa.
“Dengan Bursa Inovasi Desa (BID) ini saya berharap agar masyarakat berlomba untuk berinovasi supaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan Usai melaksankan kegiatan Bursa Inovasi Desa.

Ia mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada kementerian PDT yang terus memberikan bantuan dan arahannya serta bimbingan bagi kemajuan untuk Kabupaten Musi Rawas.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan pusat yang terus membantu dan mensuport Kabupaten Musi Rawas untuk lebih maju lagi,” katanya.

Melalui Bursa Inovasi Desa (BID) ini, dia berharap dapat saling bertukar informasi dan mengambil apa yang bisa dikembangkan untuk diterapkan di desa dalam memajukan daerah Musi Rawas khususnya di desa.

“Saya harap dengan sosialisasi inovasi desa ini peserta dapat mengambil apa yang bisa dikembangkan di desa masing- masing, sehingga nantinya dapat bersaing degan daerah lain, bila perlu hingga tingkat nasional,” cetusnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mura, Mefta Jhoni mengatakan, kegiatan BID ini sendiri dilakukan untuk memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif serta sebagai bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi guna mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kegiatan ini diikuti 665 orang yang terdiri kades, ketua BPD, tokoh masyarakat dan tim program inovasi di 14 kecamatan sebanyak 98 orang,”Jelas Mefta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam dua tahun terakhir di Musi Rawas telah banyak muncul inovasi-inovasi desa. Bahkan, pelajar SMP di salah satu desa Kecamatan Tugumulyo membuat pesawat terbang yang mana bahannya dari barang bekas sebagai pengusir burung.

“Dalam TTG tingkat provinsi lalu kami juara pertama dengan inovasi membuat pesawat dari barang bekas untuk mengusir hama burung di sawah. Bahkan, di bidang infrastruktur juga telah dilaksanakan inovasi yang muncul dan dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan serta menambah penghasilan ibu rumah tangga,” bebernya.

“Melalui BID ini maka dapat mengoptimalkan peran pelaku program yang telah ada dalam proses program inovasi desa,” tambahnya, Minggu (16/9).

Terpisah KN-PID Kementrian Desa PDT, Riza Surya Kusuma mengapresiasi adanya kegiatan BID di Mura.

Pihaknya berterima kasih dengan Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan yang telah responsif dan membantu menjadikan Sumsel terdepan dalam melaksanakan kegiatan ini secara nasional.

“Kementerian Desa mendorong pemanfaatan dana desa agar lebih sesuai profesional,” tutur Riza.

Menurutnya, BID merupakan sarana pertukaran informasi dan khususnya kegiatan inovasi-inovasi praktis dan bisa ditiru serta disesuaikan kondisinya agar dapat lebih inovatif di masing-masing desa. Apalagi, selama ini pemanfaatan dana desa cenderung lebih pada fisik dan di Sumsel mencapai 91 persen, tingkat kabupaten 95-97 persen dan tingkat nasional 83 persen.

“Agar tidak ada kesenjangan pada infrastruktur saja, maka kami menawarkan pengembangan lainnya seperti sumber daya manusia dan ekonomi. Kades dapat mengambil intisari yang sesuai dan diterapkan di desa. Bahkan, tindak lanjut setelah ini ada kartu ide dan komitmen dari Kades agar dapat direfleksikan dalam RKP serta dimasukkan dalam APBDes. Sebab, kami yakin dengan potensi yang ada di Mura maka akan terlaksana sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya. (Adv/Shandy April)

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here