Sumateranews.co.id, LAMPUNG-  Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengajak pemerintah kabupaten/kota menjadikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi gerakan daerah. Selama hampir setahun pelaksanaannya,  Germas telah menjangkau puluhan ribu masyarakat dengan berbagai kegiatan dengan pola hidup sehat.

“Germas kini menjadi gerakan daerah, ini bagus untuk mendorong masyarakat Lampung sehat. Dimulai dari olah raga, makanan berimbang, dan bergizi. Melalui gerakan ini kita dorong kabupaten/kota melakukan hal yang sama,” tegas Gubernur melalui Sekdaprov Sutono, pada acara Germas di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (13/10/2017).

Germas digelar berdasarkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2017. Kegiatan tersebut merupakan yang ke tujuh digelar.

Pada acara tersebut, Ketua TIM Penggerak PKK Provinsi Lampung Yustin Ridho Ficardo, menyampaikan Germas bertujuan menuju masyarakat Lampung yang sehat dan sejahtera.

“Kegiatan  ini adalah penggerakan massa dalam rangka kampanye Germas. Puncak peringatannya ditetapkan PBB pada 15 Oktober sebagai upaya memotivasi agar membiasakan diri sehat,” jelas Yustin, yang juga Duta Gerakan Nasional Pencegahan Dini Kanker pada Perempuan untuk Provinsi Lampung.

Sedangkan untuk Gerakan pencegahan dini kanker leher rahim dengan pemeriksaan IVA dan kanker payudara diikuti ribuan wanita. “Semakin tinggi kesadaran dan kepedulian perempuan memeriksakan diri sejak dini, diharapkan tidak hanya menurunkan angka kematian akibat kanker, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup penderitanya,” pungkas Yustin.

Yustin mengapresiasi Pemprov Lampung yang memberi perhatian tinggi pada kesehatan perempuan. Khususnya penanggulangan penyakit kanker, dengan menganggarkan di APBD 2018 sebanyak Rp 18 miliar bagi 200 Puskesmas se-Lampung untuk melaksanakan deteksi dini kanker leher rahim dengan test IVA.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menerangkan, kedepan, Germas akan diarahkan untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur Lampung mewujudkan masyarakat hidup sehat dan mandiri. “Jika masyarakat Lampung terbiasa menjalani pola hidup sehat, APBD yang semula digunakan untuk membiayai kesehatan mungkin bisa dialihkan untuk membangun infrastruktur,” jelas Reihana.

Laporan : Dedy K

Editor     : Imam Ghazali

Posting   : Andre