Gelar Pencegahan Covid-19 di Tanjung Balai, Tim Deteksi Gugus Gabungan Amankan 20 TKI Ilegal dari Malaysia

22
Sebanyak 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal asal Malaysia berhasil diamankan oleh Tim Deteksi Gabungan yang terdiri dari Kesbangpol, Sat Intelkam Polres Tanjung Balai, Unit Intel Kodim 0208 Asahan, Tim Intel Korem 022/PT, Tim Kesehatan RSUD Tengku Mansyur, Selasa (07/04/2020).

Sumateranews.co.id, TANJUNG BALAI – Sebanyak 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal asal Malaysia berhasil diamankan oleh Tim Deteksi Gabungan yang terdiri dari Kesbangpol, Sat Intelkam Polres Tanjung Balai, Unit Intel Kodim 0208 Asahan, Tim Intel Korem 022/PT, Tim Kesehatan RSUD Tengku Mansyur, Selasa (07/04/2020).

“Adapun TKI yang diamankan berjumlah 20 orang terdiri dari 18 laki laki dan 2 wanita. Pengamanan ini bermula saat Tim Deteksi Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 menerima Informasi tentang adanya kedatangan TKI Ilegal asal Negara Malaysia ke wilayah Kota Tanjung Balai,” ungkap Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, SIK.

Menurut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa para TKI tersebut akan berlabuh di Tangkahan Sipil milik H.Uli Buah, Kel. Keramat Kubah, Kec. Sei Tualang Raso,” jelas Kabid Humas Polda Sumut ini, dihadapan awak media.

“Saat tiba di Tangkahan Sipil sekitar pukul 17.00 Wib langsung diamankan dan dievakuasi ke Gedung Karantina Sementara Pencegahan Covid-19 untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dr. Verawati dan staff,” sebut Tatan.

Dilanjutkan Tatan, bahwa setelah selesai pengecekan, para TKl ilegal ini akan diberikan arahan oleh Sekjen Kesbangpol kota Tanjung Balai. Kepada para TKI tersebut, ia meminta untuk bersabar menunggu Keputusan dari Wali kota Tanjung Balai apakah nantinya akan dikembalikan ke rumah masing masing atau dikarantina terdahulu.

“Mereka juga kita arahkan untuk membersihkan diri dan beristirahat di tempat yang telah disediakan kemudian menyampaikan agar baju yang dipakai saat ini untuk dibuang dan jangan dipakai lagi untuk menghindari wabah covid-19 selama perjalanan kembali ke Indonesia yang tidak diketahui apakah terpapar bakteri corona atau tidak,” tandas Kombes Tatan SIK.

Laporan : Leodepari

Editor    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here