Gebyar PAUD Kecamatan Indralaya Utara Diikuti 30 Lembaga

0
184

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR- Ratusan anak-anak dari Taman Kanak-kanak dan kelompok bermain dari 30 lembaga memadati  Aula Kecamatan Indralaya Utara Senin, (2/4/2018).

Dengan mengenakan kostum unik dan beraneka warna anak-anak tersebut nampak berbaris rapi guna mengikuti acara yang digelar PKG Indralaya Utara, Bunda PAUD Indralaya Utara, dan Binmas Polres Ogan Ilir.

Adapun acara yang diikuti ratusan anak TK dan kelompok bermain ini bertajuk Gebyar PAUD Indralaya Utara, yang digelar dalam rangka  menumbuhkan karakter anak yang sportif, kreatif, berkualitas, dan juga membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kasat Binmas Polres OI AKP RD Shutanty beserta angota, Kabid Pembinaan PAUD Marsudi S.Pd,MM, Camat Indralaya Utara Jamhuri, SSos, Kacabdin Indralaya Utara Ikhwani, Bunda PAUD Kecamatan Indralaya Utara Yeni Afrida Jamhuri SSos, Ketua Himpaudi Kabupaten Ogan Ilir Rizki Sapriani, ST S.Pd, dan ketua panitia pelaksana Gebyar PAUD PKG Indralaya Utara Ratna Sari S.Pd.

Kasat Binmas OI dalam sambutannya mengatakan, anak-anak adalah generasi penerus bangsa, di samping itu setiap anak mendapatkan hak dalam keselamatan berlalu lintas.

“Melalui Gebyar Paud, kita tumbuhkan karakter anak yang sportif, kreatif, ceria dan Berkualitas,” ujar AKP RD Shutanty.

Hal itu dianggap penting mengingat angka kecelakaan di dunia sangat tinggi, dan tak urung anak-anak menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. “Gebyar Anak Bangsa bertujuan untuk meningkatkan budaya tertib lalu lintas sejak dini. Dimana hal tersebut menjadi faktor paling utama untuk menekan angka kecelakaan,’’ tandasnya.

Yeni Afrida Jamhuri, SSos Bunda PAUD menambahkan, kegiatan ini juga upaya pihaknya agar lebih mendekatkan diri kepada anak-anak dan membentuk paham bahwa anak-anak tak perlu takut dengan Polisi. Bunda PAUD berharap, dengan mengenal ketaatan berlalu lintas sejak dini akan membentuk generasi muda yang taat dan tertib dalam berlalu lintas.

“Kegiatan ini juga upaya mendekatkan anak-anak dengan polisi, bahwa Polisi adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Dengan kegiatan ini juga, semoga ke depannya dapat membentuk generasi muda yang taat hukum, tertib berlalu lintas, dan tentunya akan mengurangi angka kecelakaan,” pungkasnya.

Adapun lomba yang digelar antara lain  lomba sosiodrama dengan tema keselamatan anak di jalan dan  lomba mewarnai dengan tema stop pelanggaran lalu lintas.

Laporan          : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali