Gas Melon Semakin Mahal dan Langka

110

 

Sumateranews.co.id, LAHAT – Kelangkaan gas elpiji jenis melon mulai membuat para ibu rumah tangga di Lahat Area menjeritdan bingung. Kelangkaan terjadi sudah hampir tiga bulan terakhir, selain sulit diperoleh harganya juga mahal.

Seperti yang diungkapkan Ema (45), kepada media syber ini, Selasa (12/09) pagi. Dikatakan warga Gang Sehase Kelurahan Kota Baru Lahat ini, kelangkaan gas elpiji jenis melon hampir terjadi di seluruh agen dan warung pengecer. “Bingung kami dek, kemana mencari gas ini harganya mahal tidak apa-apa asal barangnya ada.Dari tadi keliling mencarinya, alhamdulillah dapat satu itu pun harganya Rp27 ribu per gas,” ungkap Ema.

Pantauan sumateranews.co.id, kelangkaan gas elpiji melon terjadi di sejumlah warung pengecer gas melon.Tumpukan gas kosong terlihat tersusun di warung-warung tersebut. Bahkan salah satu agen gas elpiji yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji dijual Rp19 ribu per tabung.

“Harga elpiji dari kami Rp19.000 per tabungnya, tapi kami bingung kenapa sampai kewarung harganya mencapai Rp27.000 per tabungnya,” imbuhnya.

Laporan  : Novita

Editor      : Abd Donni

Posting    : Andre

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here