GAS LANGKA, PEMKAB OKUS GELAR OP

0
128

 

 Sumateranews.co.id, OKU SELATAN- 
Tanggapan positif Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terhadap keluhan warga atas melonjaknya harga gas elpiji jenis melon 3 kilo gram dengan menggelar operasi pasar (OP) di depan gedung kesenian Muaradua. Hal itu sebagai upaya pemerintah daerah menetralisir lonjakan harga yang tidak terkendali hingga 27 ribu lebih/tabung gas. Demikian  rilis Humas Pemkab OKU Selatan. Rabu (5/7).

Disebutkan dalam OP sebanyak 500 tabung gas dijual dengan harga Rp 18 ribu/tabung yang dalam hitungan jam habis diserbu warga.

Pengamatan wartawan, keluhan warga tidak hanya di Muaradua tapi merata di seantero OKU Selatan sejak menjelang  Idul Fitri hingga pasca lebaran usai harga-harga 9 bahan bahan makanan pokok utamanya gas elpiji 3 kilo gram diluar kendali akibat kelangkaan.

Rusmin (27) warga Talang Nangka menyarankan PemerintahKabupaten utamanya dinas terkait Muspida beserta jajarannya bisa menyelidiki gejolak permasalahan yang ada menjangkau hingga sampai ke desa-desa. “Permasalahan sama, gejolak harga dan keresahan warga juga merata tidak hanya di lingkar Muaradua. Agen-agen gas yang ada di OKU Selatan, sekali-sekali dong disentuh. Ada apa ini, apakah karena kebetulan saja,” cetus Rusmin.

“Sekarang ini daya beli warga  berkurang untuk  bertahan hidup aja susah, belum lagi ditambah kebutuhan semakin meningkat, maka wajar saja pemerintah kabupaten turun tangan demi untuk menetralisir keadaan,” pungkasnya.

Laporan   : Asmidan

Editor      : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article