Gara-gara Gadaikan Emas 200 Gram, Supriwanto Berurusan dengan Polisi

2346
Supriwanto Sugantika (36), kini hanya bisa tertunduk lesu lantaran harus berurusan dengan pihak Kepolisian resort (Polres) Lampung Utara. Warga Jalan Kapten Mustopa Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara ini diringkus Tim Pidum Sat Reskrim karena melakukan penipuan dan atau penggelapan logam mulia jenis emas seberat 200 gram.

Sumateranews.co.id, LAMPUNG UTARA – Supriwanto Sugantika (36), kini hanya bisa tertunduk lesu lantaran harus berurusan dengan pihak Kepolisian resort (Polres) Lampung Utara. Warga Jalan Kapten Mustopa Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara ini diringkus Tim Pidum Sat Reskrim karena melakukan penipuan dan atau penggelapan logam mulia jenis emas seberat 200 gram.

“Setelah menerima Laporan korban, pelaku kita amankan pada Jumat, 05 Juni 2020 sekira pukul 12.00 Wib berikut barang bukti 1 lembar bukti penggadaian emas dan 1 buah KTP pelaku,” ungkap Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono melalui Kasat Reskrim AKP M. Hendrik, Sabtu (06/06/2020).

Dijelaskan Hendrik, penangkapan pelaku dilakukan, usai pihaknya menerima laporan korban Hatami (45) warga Pekurun Tengah, Abung Pekurun dengan Nomor : LP / 543 / B / VI / 2016 / POLDA LAMPUNG / SPK Res Lamut, tanggal 05 Juni 2020 tentang penipuan dan penggelapan pasal 372 dan 378 KUHP.

Dalam laporan korban itu, Lanjut kasat, pelaku pada Selasa, tanggal 03 Maret 2020 disuruh korban menggadaikan emas seberat 200 gram miliknya ke Pegadaian Cabang Kotabumi Kab. Lampung Utara dengan menggunakan nama korban.

Dari hasil pegadaian itu, korban menerima sejumlah uang sebesar Rp50 juta, pada tanggal 29 maret 2020 lalu. Namun, ketika korban akan melunasi pegadaian tersebut, dirinya terkejut karena harus melunasi sebesar Rp113.873.500,-. Ternyata tanpa sepengetahuan korban, pelaku meminta tambahan uang gadai lagi ke Pegadaian Cabang sebesar Rp65.000.000.

“Atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke polisi dan pelaku kini sudah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses lebih lanjut,” kata AKP Hendrik.(*)

Laporan : Apri III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here