Gagalkan Peredaran Ineks di Wilayah Prabumulih, Satres Narkoba Polres Prabumulih Amankan Seorang Supir di Rumah Kontrakannya

0
658

PRABUMULIH – Satres Narkoba Polres Prabumulih di bawah pimpinan AKP Heri SH MH bersama Tim Opsnal yang dipimpin Kanit II IPDA Darmawan SH berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis pil ekstasi atau Ineks di wilayah hukumnya. Selain mengamankan barang bukti sebanyak 28 butir ineks senilai Rp 9,8 juta, petugas juga berhasil menangkap pemilik puluhan ineks itu, yakni Haris Sanusi di rumah kontrakannya, di Jalan Nusa tepatnya di samping Klinik Raniza Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, pada Selasa (4/1/2022) malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis ineks itu disampaikan Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Narkoba, AKP Heri SH MH didampingi Kanit II IPDA Darmawan SH, saat menggelar press release di Mapolres Prabumulih, Jumat (7/1/2022) pagi.

Dijelaskan Heri, penangkapan terhadap pelaku yang sehari-hari berprofesi sebagai supir ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan dirinya kerap mengedarkan pil ekstasi itu di tempat-tempat hiburan malam di wilayah Prabumulih.

“Haris Sanusi sendiri pekerjaaan adalah seorang supir, Narkoba ini dia edarkan di acara-acara Orgen Tunggal, dalam satu acara dia bisa menjual 7 hingga 10 butir per acara.

Untuk taksiran harga ekstasi per butir berkisar Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. jadi dia mendapatkan keuntungan sebesar Rp 50 ribu per butir, dari pengakuannya ia sudah 2 bulan ini menjalankan pekerjaan itu,” terang AKP Heri.

Masih dikatakan dia, dari hasil pengembangan penyidikan, diakui pelaku narkoba jenis pil ekstasi tersebut dibelinya dari seorang terduga bandar berinisial EP di Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI, dan rencananya akan diedarkan di Prabumulih.

Saat disinggung terkait peredaran narkoba yang sering terjadi di Prabumulih berasal dari wilayah Kabupaten PALI, AKP Heri menjelaskan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak Polres PALI.

“Saat ini masih melakukan pendalaman penyidikan. Pengakuan dari tersangka Haris Sanusi dari seorang pria diduga bandarnya berinisial EP di Desa Air Itam, PALI. EP sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO pihak kepolisian,” tegasnya, seraya menyebutkan dari barang bukti sebanyak 28 butir pil ekstasi yang diamankan, pihaknya telah menyelamatkan sebanyak 56 jiwa manusia.

Selanjutnya, Heri mengungkapkan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyidikan terhadap pelaku, dan mengamankan barang bukti miliknya sebanyak 28 butir pil ekstasi alias ineks dengan jenis masing-masing 26 butir bentuk segitiga warna merah jambu / pink, dan 2 butir bentuk minion warna abu-abu. (King)

Editor : Donni