Feby DPO Curas, Dibekuk Tim Buser

0
410

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Jajaran Sat Rekrim Polres Lubukkinggau berhasil menangkap DPO Curas yaitu Feby (18) warga Kelurahan Durian Rampak RT 03, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Feby ditangkap berdasarkan laporan Istikoma (14) warga Jalan Patimura RT 03, Kelurahan Mesat Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II berdasarkan Nomor Laporan Lp / B – 106 / VIII / 2017 / Sumsel / Res Llg , tanggal 07 agustus 2017.

Pada saat itu, hari Minggu tanggal 06 Agustus 2017 di Komplek Sport Center Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I, korban bersama-sama temannya. Setelah itu, datang 7 orang pelaku yaitu Tersangka  Feby, Dien (tertangkap), Redi alias Uyung (tertangkap), Rian (DPO), Sandi (DPO), Feri (DPO), dan Alex (DPO), menghampiri korban dengan cara menodong korban dengan senjata tajam.

Kemudian, ke tujuh pelaku tersebut berhasil mengambil barang-barang milik korban berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, 1 (satu) unit handphone Oppo warna ping, 1 (satu) unit kamera merk Canon kerugian ditaksir sebesar Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Ali Rojikin menjelaskan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka Feby sedang berada di rumahnya di Kelurahan Durian Rampak.

“Mendapatkan informasi tersebut Tim Buser Sat Reskrim Polres Lubuklinggau langsung mendatangi rumah dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka Feby,” katanya, Kamis (29/3).

Penangkapan oleh Tim Buser Sat Reskrim Polres Lubuklinggau pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2018 sekira pukul 21.00 WIB di rumahnya di Kelurahan Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

“Saat dilakukan penangkapan tersangka Feby tersebut tanpa melakukan perlawanan. Dari ketujuh tersangka pelaku Curas tersebut empat tersangka masih dilakukan pengejaran dan masuk dalam DPO yaitu Rian, Sandi, Feri, dan  Alex.

Setelah itu, tersangka kemudian langsung dibawa ke Mapolres Lubuklinggau guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan           : Donna April

Editor/Posting  : Imam Ghazali