EKSOTISME PADI LOKAL LAHAT KALAHKAN PROVITAS PADI NASIONAL

0
215

Sumateranews.co.id, LAHAT-   Tim Upsus Pajale BPTP Sumsel dan Dinas Pertanian Lahat melaksanakan panen padi di lokasi panen yang berada di Desa Gunung Liwat Kecamatan Sukamerindu Kab.  Lahat, Kamis (28/12), pada ketinggian 806 m dpl.

Varietas padi sawah yang dipanen di lokasi ini adalah Varietas Lokal yang dikenal petani dengan sebutan Varietas ‘Air Keruh’.

Umumnya Varietas Lokal mempunyai provitas rendah,  namun berbeda dengan Varietas Lokal Air Keruh yang mampu sejajar dengan Varietas Unggul Baru (VUB)  bahkan lebih tinggi.  Hasil ubinan yang dilakukan bersama-sama dengan Kepala Dinas Pertanian Kab. Lahat Ir. H. Agustia Budiman, MM, diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan A. Firdaus,  SP,  MMA,  kepala BPTP Sumsel Dr. Ir.  Priatna,  Danramil Kec.  Suka Merindu disaksikan oleh petugas lapangan LO Upsus Pajale BPTP Sumsel,  UPTD TPH,  UPTB BP3K,  PPL dan Petani dilokasi diperoleh Provitas padi sebesar 10,56 Ton/Ha, GKP (Gabah Kering Panen).

Menurut pengakuan petani di lokasi yang juga Ketua Poktan Sehati A,  Varietas Lokal ini selain mempunyai provitas yang tinggi,  juga mempunyai rendemen beras tinggi dan nilai jual yang tinggi pula di pasaran. Keunggulan lainnya adalah umur tanaman yang tergolong genjah (110 hari setelah sebar).  Sama dengan VUB,  jumlah anakan produktif perumpun 25 batang,  jumlah gabah permalai > 200 bulir dan bentuk gabah ramping  agak kecil serta mempunyai ketahanan terhadap penyakit Blast dan Hama Wereng Batang Cokelat (WBC).

Hal menarik yang dilakukan oleh petani adalah penyiapan benih yang dilakukan sendiri dari mulai pertanaman sebelumnya dengan melakukan seleksi sendiri selama 9 musim tanam. Sehingga keragaman pertanamannya cukup merata. Kemampuan petani di lokasi melakukan seleksi nampaknya sesuai dengan kegiatan seleksi penangkaran yang dilakukan oleh penangkar benih,  sehingga mereka menyakini pula bahwa benih yang disiapkan sendiri tidak kalah mutunya dengan benih unggul berkelas nasional.

Laporan           : Novita

Editor/Posting  : Imam Ghazali