Dugaan Langgar Protokes dan Kerap Kali Meresahkan, Warga Desa Tumpatan Desak Café Dewa Ditutup  

25
Dugaan Langgar Protokes dan Kerap Kali Meresahkan, Warga Desa Tumpatan Desak Café Dewa Ditutup  

Warga Tertipu Awalnya Pemiliknya Buat Kolam Pemancingan Tak Tahunya Dirikan Café

DELI SERDANG Jelang dilaksanakan MTQ tingkat Kabupaten Deli Serdang di Desa Tumpatan Nibung. warga minta Cafe Dewa Tambunan Ditutup, lantaran dugaan melanggar protokol kesehatan (protokes) dan kerap kali sudah meresahkan warga setempat.

Diketahui si pemilik sendiri berinisial DT. Cafe tersebut beroperasi di tengah pemukiman warga, bisa melalui 2 alternatif  Gang Karya Satu maupun Jalan Pendidikan Dusun VI Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis. Sabtu malam (20/01/2021)

Tim awak media mengkonfirmasi warga setempat yg tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan.

“Sebenarnya sudah sejak lama kami ingin cafe dewa tambunan itu ditutup. Selain meresahkan, kami merasa tertipu dengan pengelola. Pasalnya dulu ketika cafe itu dibuka . Izin mereka adalah kolam pancing live music, kolam pancing sekarang hanya jadi hiasan. Sering juga terjadi keributan. Mereka jelas-jelas melanggar protokol kesehatan padahal. Cafe tersebut Ramai bang tidak hanya malam minggu yang ramai malam malam biasa juga padat pengunjung mereka bisa buka sampai jam 3 pagi,”ungkap warga ini.

“Sepertinya pemilik cafe si DT itu kuat pemback up nya bang. Padahal Belum ada sebulan lalu Kapolsek percut sei tuan aja di copot jabatanya terkait protokol kesehatan di pertandingan futsal,” tambahnya.

Warga lainnya yang juga tak ingin disebutkan namanya, mengatakan Berbagai cara sudah dilakukan warga.

“Kami juga sudah berdemo Tapi tidak di gubris si pengelola. Bahkan kami yg melakukan demo mau dilaporkan. Di cafe itu keributan sesama pengunjung sering terjadi di dalam cafe bahkan sampai keluar cafe. Ya kami takut karena keributan itu sendiri antar kelompok. Dulu sudah pernah di tertibkan terkait prokes. Tapi dibuka lagi bahkan sampai saat ini pengunjung darimana mana datang dengan tidak menggunakan masker. Dan mereka seperti kebal terhadap Corona bang. Kami takut Salah satu pengunjung yang terkena covid datang ke cafe itu bang. Habislah kami satu persatu yang ada di desa ini.  Sampai kapan kami seperti ini,” keluhnya.

Warga juga mengungkapkan. Mirisnya lagi, cafe tersebut hanya berjarak 150 meter dari Masjid bahkan nantinya di pesantren mawaridusalam yang berjarak kurang lebih 2 KM  akan dilaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Kabupaten Deli Serdang yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 26 Februari 2021 di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis.

Terkait keresahan masyarakat dan informasi yang di dapat, tim khusus dari media ini mencoba mengkonfirmasi Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Yemi Mandagi, selaku pemangku jabatan di Polresta Deli Serdang.

Melalui pesan singkat WhatsApp (WA) pribadinya, Kombes Pol Yemi Mandagi cukup merespon cepat konfirmasi yang di layangkan oleh tim khusus tersebut, “Makasih Akan kami selidiki kebenaran laporan bapak di lapangan ya tulis Kombes Pol Yemi singkat, Sabtu (20/02/2021).

Tim yang kebetulan melakukan investigasi ke cafe tersebut bersamaan dengan Razia gabungan terkait protokol kesehatan (protokes) yang di pimpin AKP Simon Pasaribu SH selaku Kapolsek Batang Kuis, tidak di dapati pengunjung yang biasa ramai. Diduga Razia tersebut Bocor. Tim coba mengkonfirmasi Kapolsek Batang Kuis terkait Cafe Dewa Tambunan yang meresahkan dan izin cafe yg tidak sesuai. Kapolsek menjawab singkat jika masalah perizinan boleh langsung tanya saja di kecamatan.

Laporan : Didi III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here