Dua Pramusaji Hotel Arwana Diringkus Petugas Polsek Linggau Timur

0
5743

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Dua Pramusaji Hotel Arwana yakni MDS (18) warga Jalan Nangka Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan LV (18) Jalan Rambutan Kelurahan Taba Jemekeh Kelurahan Lubuklinggau Timur II berhasil diringkus petugas jajaran Polsek Lubuklinggau Timur.

Kedua Pramusaji tersebut diringkus berdasarkan laporan Aang Gustiranda (24) warga Jalan Batu Urip Permai RT 03 Kelurahan Batu Urip Permai Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Hadi S mengatakan, saat itu korban mengendarai sepeda motor. Yakni pada Selasa (3/7) sekira pukul 05.00 WIB hendak membeli nasi di RM Simpang Raya. Kemudian di depan Fitnes GYM Kelurahan Megang, tiba-tiba distop oleh LV dan MDS dan minta tolong kepada korban untuk mengantar ke Hotel 929.
Setelah sampai di Hotel 929, LV dan MDS minta diantar ke tempat lokalisasi dengan alasan untuk mengambil kunci yang tertinggal.

“LV dan MDS minta kepada korban mengantar lagi ke kontrakan yaitu di Bedeng Mus RT O1 Kelurahan Watervang Kecamatan Linggau Timur I. Setelah sampai dikontrakannya, MDS meminjam motor dengan alasan untuk membeli pulsa dan minuman. Tapi MDS menemui rekannya berinisial AN (DPO) yang telah menunggu di tempat lain.

Setelah kembali dari membeli minuman dan pulsa MDS meletàkkan motor tersebut di depan kontrakan dan kunci tergantung dekat pintu di ruang tamu (kunci motor diletakan dengan sepengetahuan AN (DPO).
Kemudian terdengar suara motor namun ketika korban hendak keluar dilarang oleh MDS dan LV namun korban tetap keluar dan melihat motor sudah dicuri oleh 1 org laki-laki tidak dikenal korban yaitu AN (DPO).

‘’Setelah menerima laporan hari Selasa tanggal 3 Juli 2018 pukul 05.00 WIB, kemudian anggota Buser Polsek Lubuklinggau Timur langsung melakukan penyelidikan. Dan sekira pukul 23.00 WIB telah mendapat informasi bahwa pelaku curat tersebut adalah AN (DPO), LV dan MDS. Bahwa perbuatan tersebut ternyata telah direncanakan.

Setelah itu langsung dilakukan penangkapan terhadap tersangka LV dan MDS di kediamannya masing-masing. Sedangkan AN tidak ada di rumahnya (DPO).

“Berdasarkan hasil dari keterangan MDS dan LV bahwa kendaraan motor milik korban tersebut dijual AN ke Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, namun tersangka LV dan MDS belum mendapat bagian karena tertangkap,” tutur Kapolsek, Rabu (4/7).

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 unit sepeda motor merk Vario BG 2553 GA ditaksir kerugian Rp 7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali