Dua Pegawai RSUD Segera Dipindahkan

0
254

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Upaya meningkatkan pengawasan dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kota Prabumulih, terus dilakukan Penjabat Wali Kota (Wako) Prabumulih, Richard Cahyadi.

Bahkan kabarnya sudah ada dua pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih yang akan merasakan dampak dari ulah mereka sendiri, yang diduga tidak disiplin dan tidak menghargai pimpinan.

Hal tersebut dibenarkan Richard usai dirinya menghadiri giat Seminar Satu Bulan Bisa Baca (SB3) di gedung kesenian rumah dinas Wako, Rabu (25/4).

“Iya, mereka akan segera dipindahkan. Saya sudah perintahkan. Kita lihat saja ke depannya. Kami memang sudah melakukan sidak, dan bagi yang tidak hadir pagi tadi akan dikumpulkan lagi siang ini. Yang jelasnya mereka dipindahkan bukan ke akhirat ya,” candanya.

Richard menilai jika sikap tidak terpuji tersebut tumbuh karena kurangnya pengawasan yang dilakukan pimpinan selama ini. “Saya sampaikan bahwa memang kita harus lebih proaktif untuk melihat ke bawah. Hal itu terjadi karena kurangnya pengawasan terhadap ASN Kota Prabumulih,” ujarnya.

Sehingga lanjut Richard, begitu ada inspeksi mendadak (sidak) mereka kelihatan sangat terkejut dan tidak siap menghadapi keadaan, yang pada akhirnya membuat kelabakan. Akhirnya, mereka tidak lagi melihat siapa yang sedang berada di depannya (pimpinan).

“Hal itulah yang sedang saya benahi dengan mengingatkan di setiap apel ASN. Makanya, sedikit janggal jika di apel ASN di Prabumulih hanya setiap senin saja, makanya kami akan menambah apel Kamis,” ungkapnya.

Masih kata Wako, sebenarnya apel adalah kewajiban ASN setiap pagi. Karena di momen itulah disampaikan kepada mereka bagaimana cara menghargai pimpinan, bagaimana cara melayani masyarakat dan lain-lain. Sebenarnya banyak hal yang harus dibenahi di RSUD baik itu personilnya maupun sistemnya.

“Banyak keluhan yang disampaikan kepada saya tentang pelayanan yang kurang memadai, fasilitas yang ada juga tidak sesuai dengan yang diharapakan,” kata Richard menyayangkan.

Terkait isu pergantian pejabat di RSUD, dirinya mengatakan jika hal itu akan dilihat dulu. “Yang jelas, tadi (pagi) adalah salah satu contoh yang saya ambil. Isu akan adanya pergantian pejabat RSUD itukan sudah dimuat di media, tinggal kapan waktunya kita lihat saja nanti. Tapi, kalau Direkturnya, itu belum tahu. Kita lihat saja nanti. Bisa saja Direktur, staf atau yang lainnya,” pungkasnya.

Laporan          : Irfan

Editor/Posting : Imam Ghazali