Dua Kali Tak Kuorum, Rapat Paripurna Linggau Akhirnya Ditunda

0
126

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau dalam rangka mendengarkan pandangan umum fraksi fraksi Dewan terhadap Raperda Raperda usul pemerintah Kota Lubuklinggau dan mendengarkan tangapan eksekutif/pemerintah Kota Lubuklinggau terhadap Raperda inisiatif DPRD ditunda 15 menit oleh pimpinan sidang.

Dilakukannya penundaan tersebut dikarenakan, dari 30 anggota DPRD Lubuklinggau hanya 11 anggota DPRD Kota Lubuklinggau yang hadir. Hal ini diketahui, saat Sekretaris Dewan (Sekwan) Fajarudin menyampaikan absensi tentang kehadiran anggota DPRD Kota Lubuklinggau dalam Rapat Paripurna tersebut. Sehingga Rapat Paripurna DPRD tersebut dijadwalkan ulang menunggu rapat pimpinan DPRD .

“Dari 30 orang anggota DPRD Lubuklinggau hanya 11 anggota DPRD yang hadir,” ungkap Fajarudin, Senin (14/5).

Akibat tidak kuorum, sehingga pimpinan sidang Suyitno menunda rapat paripurna tersebut selama 15 menit sambil menunggu Anggota yang lain.

“Karena yang hadir hanya 11 orang dan tidak memenuhi kuorum, maka rapat paripurna kita tunda selama 15,” kata Suyitno yang disetujui anggota dewan yang hadir.

Selanjutnya, setelah usai menunggu waktu tunda selama 15 menit, datang satu anggota DPRD dari Partai Nasdem Ismail sehingga menjadi 12 anggota DPRD yang hadir, meskipun begitu tetap tidak memenuhi kuorum.

“Jumlah anggota yang hadir saat ini hanya mencapai 12 orang, dan tetap tidak memenuhi kuorum, sehingga rapat ditunda hingga waktu belum ditentukan,’’ sambung pimpinan sidang, Suyitno.

Berikut nama-nama anggota DPRD yang hadir Murdianto (Gerindra), Khoirul Umri (PDIP), Zulkarnain (Nasdem), Sutrisno Amin (Hanura), Rukma Dewi (PKB), Soleha (PPP) Suyitno (PDIP), Merismon (PKS) Zuibar (Nasdem), Musdalifa (Gerindra), dan Ismail (Nasdem).

 

Laporan          : Donna April

Editor/Posting : Imam Ghazali