Dua dari 4 Tersangka Bandar Narkoba Ditembak Mati

0
323

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan dan Bea Cukai Palembang menangkap empat bandar narkoba untuk jaringan Malaysia-Indonesia. Dua dari 4 tersangka ditembak mati.

“Jumlah tersangka ada empat, tapi dua kita tembak mati karena melawan saat akan ditangkap. Dua yang kita tembak mati inisial HD dan MY, mereka membawa langsung barang bukti ini dari Malaysia,” ujar Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (9/5/2018).

Turman mengatakan empat tersangka ditangkap di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Banyuasin sekitar pukul 05.00 WIB dini hari tadi. Penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan pengintaian selama satu pekan terakhir bersama pihak Bea Cukai.

“Untuk tersangka yang mati ini berinisial HD dan MY, mereka merupakan warga asal Aceh. Barang bukti yang disita ada sabu seberat 3 Kg dan 5.000 butir pil ekstasi yang semua dibawa dari Malayasia,” kata jenderal bintang satu ini.
Masih kata dia, peredaran sabu dan ekstasi ke Sumatera Selatan mulai menggunakan jalur baru. Dimana aliran Sungai Musi dimanfaatkan sebagai jalur tikus untuk memasukkan barang haram itu ke Bumi Sriwijaya. Dulu banyak peredaran itu masuk dari jalur darat dan udara. Tapi sekarang para bandar ini sudah melalui jalur-jalur tikus di Sungai Musi untuk mengirim barang, ini yang perlu kuta waspadai. Tembak mati ini juga sebagai peringatan keras kami,” tegasnya.

Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Palembang, Januri menyebut pihaknya terus melakukan pengawasan di jalur-jalur rawan. Terutama bandara, pelabuhan, dan jalur-jalur tikus di perairan Sungai Musi.

“Selama ini kita terus pantau jalur-jalur tikus, tapi memang ini baru terungkap setelah dilakukan pemantauan oleh tim ganungan BNN dan Bea Cukai. Ke depan kita juga perketat barang-barang masuk dari luar. Saat ditangkap oleh tim gabungan tadi pagi, tim sempat kejar-kejaran dengan dua tersangka. Dimana kedua tersangka ditangkap setelah keluar dari pelabuhan,” pungkasnya.

Laporan : Wiwin
Editor/Posting : Imam Ghazali