Palembang – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus, pihak pelaksana pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, serta unsur terkait lainnya guna membahas dampak pembangunan jalan tol terhadap aksesibilitas dan aktivitas masyarakat.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang muncul akibat terputusnya akses jalan yang selama ini digunakan untuk menunjang mobilitas, aktivitas sosial, hingga kegiatan ekonomi warga sehari-hari. DPRD Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis nasional harus tetap berjalan dengan memperhatikan perlindungan hak-hak masyarakat serta aspek keadilan dan keberlanjutan pembangunan di daerah terdampak.
Rapat Dengar Pendapat ini menjadi ruang dialog yang terbuka, objektif, dan konstruktif untuk memperoleh kejelasan informasi dari seluruh pihak terkait sekaligus mencari solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, mengemuka usulan pembangunan overpass sebagai solusi akses bagi masyarakat yang terdampak pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung.
DPRD Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen melakukan koordinasi dan menyampaikan usulan resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum guna mendorong realisasi pembangunan akses penghubung tersebut.
Melalui langkah tersebut, diharapkan pelaksanaan proyek strategis nasional dapat terus berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kepentingan dan kebutuhan masyarakat sekitar.
