DPRD Akan Panggil Paksa PT. Mitra Ogan

0
199
Para warga saat mendatangi Kantor DPRD Muba, Senin (5/2). (foto: bullah)

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Ratusan warga dari sepuluh desa Se-Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (05/02/2018) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muba.

Kedatangan mereka bertujuan mengadukan nasib pembagian Plasma Kelapa Sawit yang dikelolah oleh PT. Mitra Ogan selama sebelas tahun belum mendapatkan kejelasan hak kepemilikan kebun.

Bukan hanya itu saja, sebagian warga juga melaporkan bahwa selama setahun terakhir pekerja yang direkrut PT. Mitra Ogan belum mendapatkan gaji.

Merasa hak-hak mereka telah dikebiri pihak perusahaan yang selama ini hanya mengumbar janji, sementara kebun yang dikelola perusahaan sudah menghasilkan, akhirnya warga memutuskan mengadukan permasalahan mereka kepada DPRD Muba yang disambut langsung Abusari Burhan selaku Ketua DPRD Muba.
Di hadapan Ketua DPRD Muba, warga meminta dewan selaku lembaga legislatif yang memiliki kewenangan agar melakukan pemanggilan terhadap pimpinan PT. Mitra Ogan dan instansi terkait untuk segera menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.

Menurut Syaiful Daud, salah satu perwakilan warga menjelaskan, persoalan plasma yang saat ini belum mereka terimah sudah berulang kali dilakukan mediasi dengan perusahaan. Tapi hingga sebelas tahun semenjak dikelola oleh PT. Mitra Ogan hingga sekarang warga belum juga mendapatkan pembagian plasma yang dijanjikan. Karena permasalahan ini sudah berlarut-larut tanpa adanya kejelasan kami meminta DPRD Muba segera melakukan pemanggilan terhadap pimpinan perusahaan.
“Selama hak-hak kami belum dikabulkan pihak perusahaan, kami akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan,” tegas Syaiful Daud.

Di hadapan ratusan warga, Ketua DPRD Muba Abusari Burhan meminta warga untuk bersabar. Karena pihaknya berupaya melakukan pemanggilan terhadap pimpinan PT. Mitra Ogan supaya secepatnya menyelesaikan masalah dengan warga. Abusari Burhan berjanji, jika pemanggilan mediasi dengan warga yang ketiga kalinya mereka tidak juga hadir, maka pihaknya akan meminta bantuan aparat kepolisian dan koramil untuk menjemput paksa pejabat yang berwenang di PT. Mitra Ogan. “Kita akan melibatkan aparat kepolisian dan koramil jika pihak perusahaan dipemanggilan yang ketiga tidak juga datang menghadiri undangan DPRD,” jelas Abusari Burhan.

Laporan : Hasbullah Anwar
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article