DPMK Aceh Singkil Lakukan Bimtek ke Medan, Dinilai Mahasiswa Kurang Tepat. Harusnya Cari Program Pro Rakyat yang Terdampak Covid-19

0
153

ACEH SINGKIL – Wacana Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampoeng (DPMK) Aceh Singkil, untuk melakukan bimbingan teknis (Bimtek) ke Medan Sumatera Utara menuai kritik masyarakat, tak lepas pula mahasiswa mengencam kebijakan tersebut.

Seperti di sampaikan oleh Ridwansyah mahasiswa Aceh Singkil yang kuliah saat ini di Banda Aceh. Ridwansyah menyampaikan kegiatan Bimtek yang dirancang oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK), saat ini kurang tepat.

“Pasal kita tahu anggaran desa saat ini fokus pada penanggulangan Covid-19, banyak program dibatalkan dan anggarannya di alihkan penanganan covid-19,” ujar Ridwansyah kepada media, Sabtu (27/3/2021) melalui relis persnya.

Ridwan melanjutkan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) sebenarnya tau hal ini, banyaknya masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19, seperti penurunan angka pendapat dan matinya sebagian usaha masyarakat karena covid-19.

“Seharusnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) mencari program yang pro masyarakat, yang dapat membantu menaikkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) jangan main-main dalam membuat program, dan jangan coba-coba mengambil keuntungan dimasa sekarang. Mengingat anggaran yang diplot kan mencapai 1,7 Miliar.

Ridwansyah juga menantang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong (DPMK) untuk menjawab, selama dibuat bimbingan teknis (BIMTEK) trobosan apa yang sudah dibuat dan program mana yang sudah mendapat penghargaan?

“Saya dan kawan mahasiswa ingatkan kepada DPMK Aceh Singkil, supaya meninjau ulang agenda bimbingan teknis (BIMTEK) dan membatalkan agenda tersebut,” ujarnya lagi.

Laporan : Ramail III Editor : Syarif