DPC PDIP Lubuklinggau Gelar Musancab, dan Lantik 8 PAC Kecamatan

57
DPC PDIP Kota Lubuklinggau melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan pelantikan pengurus struktur PAC di 8 (delapan) kecamatan atau empat daerah pemilihan (dapil), yang digelar di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sabtu, (12/9/2020).

LUBUKLINGGAU – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Lubuklinggau melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan pelantikan pengurus struktur PAC di 8 (delapan) kecamatan atau empat daerah pemilihan (dapil), yang digelar di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sabtu, (12/9/2020).

Dalam Musancab yang mengusung tema, “Solid Bergerak untuk Indonesia Raya” ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua DPC yang juga Wakil Ketua DPRD Lubuklinggau Suyitno. Acara juga dihadiri oleh Sekretaris DPC yang juga Ketua Fraksi DPRD Lubuklinggau Hambali Lukman, Bendahara DPC Apriyanto, Anggota DPRD Sumsel Hj Rita Suryani dan pengurus DPD PDIP Sumsel Susanto Aziz, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi sekaligus anggota DPRD Lubuklinggau, Wansari, Arie Pringgayudha dan H. Rustam Effendi.

Ketua DPC Suyitno didampingi Sekretaris Hambali Lukman mengatakan, jika sudah mendapatkan kepercayaan dari Partai PDIP semuanya harus bekerja dan berjuang sama-sama. Suyitno berharap keberadaan pengurus ranting dan anak ranting dapat bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi mesin Penggerak PDIP sebagai garda terdepan dalam rangka menjalankan Amanat Politik PDIP.

“Selama ini seluruh pengurus PDIP selalu menjalankan tugas Partai dengan sangat baik dan jujur, karena PDIP memiliki tahapan pendidikan untuk menjadi kader,” jelasnya.

Ciri khas PDI Perjuangan sebagai partai yang mengakar kuat di tengah rakyat, ia katakan, adalah adaptif terhadap perkembangan zaman, sesuai kultur dan natur masing-masing daerah yang harus terus dikembangkan.

“Inilah momentum kita menemukenali, menempatkan para kader yang handal serta berkualitas di masing-masing jenjang kepemimpinan partai. Menjadi kader PDI Perjuangan haruslah menjadi kader pejuang, menjadi aktivis partai tanpa pamrih, yang siap menghadapi tantangan ditengah gelombang perubahan yang terus dinamis,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, para kader terus bersinergi dan bergotong royong mengimplementasikan hasil Kongres V di Bali dimana PDI Perjuangan diarahkan menjadi partai pelopor. Menjadi partai pelopor telah menginsyaratkan kepada para kader agar terus terbangunnya loyalitas, dedikasi dan kedisiplinan tinggi dalam kepemimpinan partai.

“Secara organisatoris, PDI Perjuangan membangun manajemen partai satu arah dimana Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan sebagai central gerakan yang menjadi pusat pengendali perintah partai yang mesti kita jalani secara sungguh sungguh dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Laporan : San III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here