Dor! Polisi Tembak Dua Pelaku Pembobol Rumah Mewah di Prabumulih

0
473

#Tiga Dari Lima Pelaku Berikut Sepucuk Senpira Berhasil Diamankan Petugas

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Hanya butuh waktu kurang dari tiga hari, tim gabungan Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Cambai meringkus komplotan pembobolan rumah mewah milik Sukamdi (43) di Jalan Dwikora III, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Bahkan, dua dari tiga pelaku komplotan yang berhasil ditangkap pada Rabu (29/1/2020) malam sekira pukul 20.00 WIB di kawasan perumahan Griya Muara Dua Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih itu terpaksa dihadiahi timah panas polisi karena berusaha kabur serta mencoba melawan petugas.

Dari ketiga pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut, identitas masing-masing diketahui bernama, Tomi Andrian (32) warga Jalan Robani Kadir Gang Kelinci I No 78 RT 13 RW 04 Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Ulu, Palembang, Irsan (33) warga Jalan Kapten Robani Kadir Kelurahan Rambutan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin dan Wahyudi (45) yang merupakan warga Griya Muara Dua Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIk MH didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH dan Kapolsek Cambai, Ipda Bratanata saat gelar Konferensi Pers Rilis hasil ungkap kasus pembobolan rumah mewah tersebut di Polres Prabumulih, Kamis (30/1/2020) pagi tadi, mengatakan dari lima pelaku komplotan pembobol rumah mewah yang terjadi beberapa hari lalu, tiga diantaranya berhasil diamankan.

Sedangkan dua pelaku lainnya berinsial BR dan JM diketahui masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian dan masih dalam pengejaran petugas. AKBP I Wayan juga mengungkapkan para pelaku telah berhasil beraksi melakukan pencurian di kota Prabumulih sebanyak tiga kali.

Dalam setiap aksi kejahatannya, komplotan ini juga terbilang cukup professional. Selain tak pernah tinggal dengan bekal senjata api (senpi) bahkan tak segan-segan untuk melukai calon korbannya saat terdesak, mereka juga kerab menggunakan mobil rentalan dengan plat palsu guna menghindari kejaran petugas.

Menurut AKBP I Wayan, komplotan tersangka yang telah diamankan polisi itu memiliki peran masing-masing saat melakukan aksi jahatnya. Dua tersangka berperan sebagai pemantik, dua tersangka berperan sebagai Joki dan satu orang lainnya sebagai penadah.

Selain barang bukti sisa hasil curiannya dari rumah korban Sukamdi berupa satu unit handphone merk OPPO, dua buah obeng (-), sebuah pahat besi serta jaket kulit warna coklat dan dua unit Laptop ACER. Pihaknya juga berhasil mengamankan satu pucuk senpi jenis Revolfer lengkap dengan 14 butir amunisi caliber 55,6 dan lima buah plat mobil diduga palsu.

“Pelaku kita ancam Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. Dua pelaku kita tembak karena melawan petugas saat ditangkap. Untuk kepemilikan senpi masih akan kita kembangkan dan pemiliknya kita ancam undang-undang darurat. Sementara rekan tersangka lainnya yang belum tertangkap masih dalam pengejaran petugas dan kita masukan dalam DPO Polres Prabumulih,” tegas Kapolres.

 

Laporan : Gun

Editor : Dhino