Diterpa Isu Dugaan Penggelembungan Laporan BOS, Kepsek SDN 3 Bumi Nabung Ilir : Semuanya Telah Sesuai Laporan Mas!

658
Isu tidak sedap adanya dugaan penggelembungan pada Laporan Pertanggung Jawaban Dana BOS Tahun 2019 dan Tahun 2020 Tahap 1 menerpa SD Negeri 3 Bumi Nabung Ilir, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah.

Sumateranews.co.id, LAMPUNG TENGAH – Praktek dugaan penyimpangan pada penggunaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) masih kerap ditemukan menguap di lingkungan sekolah. Padahal pemerintah pada tahun ini telah mengganggarkan dana BOS pada APBN sebesar Rp54,32 triliun untuk 45,4 juta jiwa. Angka ini meningkat sebesar 6,03% dibanding tahun 2019.

Dana BOS ini akan dialokasikan untuk 3 jenis, yaitu BOS reguler, BOS Kinerja dan BOS Afirmasi. Namun, sayang isu tidak sedap adanya dugaan penyimpangan masih terjadi seperti pada lingkungan SD Negeri 3 Bumi Nabung Ilir, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah.

Adanya dugaan telah terjadi penggelembungan pada Laporan Pertanggung Jawaban Dana BOS Tahun 2019 dan 2020 Tahap 1 berhembus kuat dari sekolahan yang dipimpin oleh Kepala sekolah Sabar Driono.

Bahkan dari data yang diperoleh pada tahun 2019 Triwulan 2 pada anggaran Rp.30.581.900 untuk kegiatan Pembelajaran dan Kegiatan Ekskul dilaporkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Begitupun pada Langganan Daya dan Jasa yang dianggarkan di Tahun 2019 Triwulan 1 sampai Triwulan 4 sebesar Rp.52.115.000 juga tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Pengembangan Perpustakaan tahun 2020 Tahap 1 yang dianggarkan Rp.10.260.000 juga tidak sesuai, kemudian pembayaran honor Rp.14.850.000 Tahap 1 tahun 2020 juga tidak sesuai dengan fakta di lapangan pak,” sebut salah satu nara sumber, yang meminta namanya tidak ditulis, belum lama ini.

Masih dikatakan oleh nara sumber ini, bahwa di tahap 1 2020 tidak ada pembelian buku, dan juga kegiatan Pembelajaran dan Ekskul tidak ada sebesar itu di sekolah pada tahun 2019 Triwulan 2.

“Maaf tahap 1 kemarin kayaknya ngak ada beli buku, untuk guru honor 5 orang kalau ngak salah, kemudian tahun 2019 kegiatan pembelajaran dan Ekskul tidak sebesar itu,” ungkap dia.

Sementara saat dikonfirmasi terkait isu dugaan tersebut, Kepala sekolah SDN 3 Bumi Nabung Ilir, Sabar Driono mengatakan, bahwa semuanya telah sesuai dengan laporan. Begitu juga dengan honorer atau pun pembelian buku, ia sebutkan semuanya telah laporan.

“Sebagian kami membeli buku penunjang, semuanya telah sesuai laporan mas, apalagi belanja sekarang harus melalui Siplah jadi ngak bisa main-main,” tukasnya, kepada awak media, belum lama ini.

Laporan : Aan K III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here