Ditagih Biaya Berobat, Pemuda Bertato Ini Malah Mengamuk dan Obrak-Abrik Puskesmas Pasar

0
3602
Tersangka pengerusakan Puskesmas Pasar, Ragil Rehan Saputra (17) warga Jalan Tri Sukses Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, ketika diamankan di Polsek Prabumulih Barat. Foto (insert), kondisi pintu, dan barang-barang UGD Puskesmas Pasar yang dihambur-hamburkan dan dirusak oleh tersangka, Kamis (04/1) dini hari, sekitar pukul 01.15 Wib.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Seorang pemuda yakni, Ragil Rehan Saputra (17) warga Jalan Tri Sukses Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, Kamis (04/1) dini hari, sekitar pukul 01.15 Wib tiba-tiba mengamuk dan mengobrak-abrik seluruh isi dan barang Puskesmas Pasar, yang terletak di Jalan Mayar Iskandar Mangga Besar. Tak sampai disitu, pemuda yang pada bagian dadanya dipenuhi tato motif batik ini juga merusak dan memecahkan kaca pintu ruang UGD serta sempat melukai telapak tangan seorang perawat Puskesmas Pasar, Refatiana (27) akibat terkena alat gunting yang digunakan pelaku untuk mencongkel pintu kamar mandi.

Korban yang khawatir pelaku makin bertindak nekat, kemudian bersama rekan perawat lainnya berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar. Upaya para perawat ini pun membuahkan hasil sehingga membuat pelaku panik dan langsung kabur melarikan diri. Setelah diberitahukan ke pihak pimpinan Puskesmas, selanjutnya kasus pengrusakan tersebut langsung dilaporkan oleh Kepala Puskesmas Pasar, dr Iryadi Mars (40) ke Polsek Prabumulih Barat.

Kini, pelaku Ragil sudah berhasil diamankan petugas Polsek Prabumulih Barat, tak lama setelah petugas menerima laporan atau sekitar pukul 02.30 Wib. Pemuda putus sekolah ini berhasil diringkus saat hendak membeli rokok di salah satu warung di kawasan dekat RS Fadillah. Petugas yang melakukan pengejaran curiga setelah melihat kondisi tangan pelaku yang terluka dan memiliki ciri-ciri mirip dengan pelaku penganiayaan dan pengrusakan Puskesmas.

Kemudian tanpa membuang waktu, petugas langsung mendekati pelaku. Namun pada saat akan ditangkap pelaku berusaha melarikan diri, tetapi berkat kesigapan petugas pelaku Ragil Rehan Saputra ini berhasil ditangkap. Dan selanjutnya bersama barang bukti berupa batu dan peralatan gunting, pelaku langsung dijebloskan ke sel tahanan sementara Polsek Prabumulih Barat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Affandi SH, Kamis siang tadi membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku pengerusakan Puskesmas Kelurahan Pasar kota Prabumulih. Dikatakannya, pelaku berhasil diringkus tak lama setelah pihaknya menerima laporan pihak Puskesmas Pasar.

“Pelaku bersama barang bukti, sudah diamankan. Saat ini dirinya masih menjalani proses penyelidikan dari anggota kita,” ungkap Kapolsek.

Diterangkan Kapolsek, tindakan penganiayaan dan pengerusakan kantor Puskesmas yang dilakukan pelaku berawal saat dirinya bersama kedua temannya mendatangi Puskesmas tersebut untuk berobat, Kamis (04/1) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wib. “Namun setelah berobat, pelaku tidak mau membayar biaya tindakan medis dan obat obatan sebesar Rp 90.000,- dan langsung pergi bersama kedua temannya,” jelas AKP Sofyan Affandi SH.

Tetapi berselang lebih kurang 10 menit, sambung Sofyan, pelaku datang lagi dan tiba-tiba memecahkan kaca depan Puskesmas dan menghambur-hamburkan barang-barang yang ada di UGD.

“Melihat tindakan pelaku, korban Refatiana (27 tahun) bersama teman-temannya sesama perawat berlari untuk bersembunyi di kamar mandi. Pelaku kemudian mencoba masuk ke kamar mandi dan mendobrak pintu kamar mandi akan tetapi ditahan oleh korban dan teman-temannya, kemudian pelaku mencongkel pintu kamar mandi dengan menggunakan gunting dan mengenai telapak tangan korban Refatiana,” ujar Sofyan.

Karena merasa terdesak korban dan teman-temannya, dikatakan Sofyan kembali, kemudian menjerit meminta tolong sehingga membuat pelaku kabur melarikan diri. “Korban bersama kepala Puskesmas pasar kemudian melaporkan kejadian tersebut dan langsung kita melakukan olah TKP,” tambah dia, menjelaskan.

“Pelaku berhasil kita tangkap, tak lama tepatnya sekitar pukul 02.30 Wib petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pemuda yang membeli rokok di salah satu warung dekat RS Fadillah dengan kondisi tangan terluka dan ciri-ciri mirip dengn pelaku penganiayaan dan pengrusakan. Saat hendak ditangkap pelaku berupaya melawan dan melarikan diri, kini dia (pelaku) sudah kita amankan,” sebut Kapolsek.

Laporan : Taufik Hidayat

Editor     : Donny

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article